Akurat

Bill Clinton Dijadwalkan Bersaksi di Komite DPR AS soal Kasus Jeffrey Epstein, Sehari Setelah Hillary Clinton

Fitra Iskandar | 27 Februari 2026, 08:59 WIB
Bill Clinton Dijadwalkan Bersaksi di Komite DPR AS soal Kasus Jeffrey Epstein, Sehari Setelah Hillary Clinton
Bill dan Hillary Clinton dimintai keterangan dalam kasus Epstein files. Foto: AP

 AKURAT.CO Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dijadwalkan memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawas DPR AS pada Jumat ini  waktu setempat. Sehari sebelumnya,  istrinya, Hillary Clinton, menjalani pemeriksaan tertutup terkait kasus Jeffrey Epstein.

Hillary Clinton, yang juga mantan Menteri Luar Negeri AS, menjalani sesi tanya jawab tertutup selama satu hari penuh. Dalam pertemuan tersebut, ia beberapa kali mengarahkan pertanyaan anggota parlemen kepada suaminya saat dimintai keterangan mengenai Epstein.

Sidang Tertutup dan Kritik dari Keluarga Clinton

Pasangan Clinton sebelumnya mengkritik rangkaian sidang ini. Mereka menilai pemeriksaan tersebut sebagai pengalihan isu dari dugaan keterkaitan mantan Presiden Donald Trump dengan Epstein, serta dari penyelidikan terhadap relasi Epstein lainnya.

Komite Pengawas DPR AS menyatakan transkrip dan rekaman video kesaksian Hillary Clinton akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.

Ketua Komite, James Comer, mengatakan ia yakin pemeriksaan terhadap Bill Clinton akan berlangsung lebih lama dibanding sesi sebelumnya. “Saya percaya deposisi besok akan berlangsung bahkan lebih lama dari hari ini,” ujarnya kepada wartawan usai sidang.

Deretan Nama Besar Sudah Diperiksa

Hillary dan Bill Clinton merupakan figur terbaru yang dipanggil dalam penyelidikan parlemen terkait jaringan dan dugaan kejahatan seksual yang melibatkan Epstein.

Pekan lalu, miliarder AS Les Wexner juga menjalani deposisi tertutup. Wexner, mantan CEO merek pakaian dalam Victoria's Secret, dituding berperan membantu Epstein membangun kekayaannya.

Dalam keterangannya, Wexner menuduh Epstein mencuri “uang dalam jumlah sangat besar” dari keluarganya saat menjabat sebagai penasihat keuangan. Meski demikian, Wexner membantah melakukan pelanggaran hukum. Ia juga disebut dalam dokumen FBI tahun 2019 sebagai kemungkinan rekan konspirasi Epstein, namun tidak pernah didakwa.

Pada 9 Februari lalu, Ghislaine Maxwell, mantan pasangan sekaligus rekan Epstein yang telah divonis 20 tahun penjara atas kasus perdagangan seks, memberikan kesaksian secara virtual dari penjara di Texas. Namun, ia menolak menjawab pertanyaan dengan menggunakan haknya untuk diam berdasarkan Amendemen Kelima Konstitusi AS.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.