Menkeu Jerman Dukung Macron Siapkan “Bazoka Dagang” UE Hadapi Tekanan Trump

AKURAT.CO Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prancis Emmanuel Macron yang mendorong Uni Eropa menyiapkan langkah balasan keras atau “bazoka dagang” untuk menghadapi tekanan ekonomi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Klingbeil, yang juga menjabat Wakil Kanselir Jerman, menegaskan Uni Eropa harus bersiap menggunakan seluruh instrumen hukumnya jika Washington melanjutkan ancaman kenaikan tarif terhadap negara-negara anggota UE.
“Uni Eropa memiliki perangkat hukum yang sah untuk merespons pemerasan ekonomi dengan langkah-langkah yang sangat sensitif. Sekarang saatnya mempertimbangkan penggunaan langkah tersebut,” kata Klingbeil kepada wartawan di Berlin, Senin, saat berdiri bersama Menteri Keuangan Prancis.
Ia menekankan bahwa kesiapan harus dilakukan sejak dini, meskipun UE tetap membuka ruang dialog.
“Kami siap mencari solusi. Kami mengulurkan tangan, tetapi kami tidak siap untuk diperas,” ujarnya.
Sehari sebelumnya, kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana Paris untuk meminta Uni Eropa mengaktifkan Anti-Coercion Instrument (ACI), mekanisme balasan dagang yang memungkinkan UE menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap negara yang melakukan tekanan atau pemaksaan. Instrumen ini kerap dijuluki sebagai “bazoka dagang” UE.
Dukungan terbuka dari Berlin ini menandai perubahan sikap Jerman, yang selama ini dikenal lebih berhati-hati dalam merespons konflik dagang, mengingat perekonomiannya sangat bergantung pada ekspor. Pernyataan Klingbeil menunjukkan sikap lebih tegas dari Partai Sosial Demokrat (SPD), yang menjadi bagian dari pemerintahan koalisi Kanselir Friedrich Merz.
“Kami terus menghadapi provokasi dan sikap bermusuhan baru. Di titik ini, Eropa harus menegaskan bahwa batasnya telah tercapai,” kata Klingbeil.
Sementara itu, perhatian publik kini tertuju pada Kanselir Friedrich Merz, yang dijadwalkan memberikan pernyataan pada Senin. Merz sebelumnya dikenal mengambil pendekatan yang lebih lunak terhadap pemerintahan Trump dibandingkan sikap keras yang disampaikan Klingbeil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







