Kebakaran Hebat di Hong Kong: 44 Tewas dan 279 Orang Masih Hilang

AKURAT.CO Sedikitnya 44 orang meninggal dunia dan 279 lainnya masih hilang akibat kebakaran besar yang melanda area permukiman di distrik Tai Po, Hong Kong. Api dengan cepat menjalar melalui perancah bambu yang terpasang di tujuh blok hunian.
Menurut Departemen Pemadam Kebakaran, sebanyak 45 korban yang dirawat di rumah sakit berada dalam kondisi serius.
Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee Ka-chiu, memberikan pernyataan resmi pada konferensi pers di Prince of Wales Hospital di Sha Tin, Kamis pagi, setelah sebelumnya mengunjungi pusat evakuasi.
Presiden China, Xi Jinping, turut menyampaikan belasungkawa dan meminta pemerintah daerah melakukan upaya maksimal untuk menekan jumlah korban serta meminimalkan kerugian, menurut laporan media pemerintah CCTV.
Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Rabu pukul 14.51 waktu setempat di kawasan Wang Fuk Court. Api dengan cepat membesar dan mengeluarkan asap pekat yang terlihat dari jarak jauh. Polisi menerima banyak laporan warga yang terjebak di dalam bangunan, termasuk dua orang yang ditemukan tidak sadarkan diri dengan luka bakar.
Status kebakaran awalnya dikategorikan sebagai alarm level 1, namun dinaikkan menjadi level 4 pada pukul 15.34, dan kemudian menjadi level tertinggi, level 5, pada pukul 18.22. Di Hong Kong, level penanganan kebakaran berada pada skala 1 hingga 5, di mana level 5 menunjukkan tingkat keparahan tertinggi.
Cuplikan dari lokasi menunjukkan perancah bambu dan jaring pelindung berwarna hijau terbakar dan runtuh. Perancah jenis ini umum digunakan untuk proyek konstruksi dan renovasi gedung di Hong Kong.
Pihak berwenang menyatakan akan melakukan investigasi penuh, termasuk kemungkinan adanya unsur kriminal dalam kejadian ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







