Organisasi Zionis Amerika Kecam Rencana Trump Jual 48 Jet Tempur ke Arab Saudi

AKURAT.CO Organisasi Zionist Organization of America (ZOA) melayangkan kritik keras terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump terkait rencana persetujuan penjualan jet tempur siluman F-35 buatan Amerika Serikat kepada Arab Saudi. Rencana itu mencuat jelang kunjungan Putra Mahkota Mohammed bin Salman ke Washington.
ZOA menilai langkah tersebut berpotensi melanggar komitmen jangka panjang AS untuk menjaga Qualitative Military Edge (QME) atau keunggulan militer Israel di kawasan, sekaligus membuka risiko kebocoran teknologi pertahanan sensitif milik Amerika Serikat.
Presiden ZOA, Morton A. Klein, bahkan menyebut rencana transfer tersebut sebagai “salah satu keputusan paling berbahaya dalam sejarah modern militer AS.”
Menurut Klein, penjualan F-35 ke Arab Saudi bukan hanya mengurangi keunggulan militer Israel, tetapi juga menempatkan teknologi canggih Amerika dalam jangkauan negara yang dinilainya memiliki kepentingan yang sering bertentangan dengan AS.
“F-35 dapat mencapai wilayah Israel hanya dalam hitungan menit. Memberikan Saudi armada yang lebih besar dibandingkan Israel bukan hanya ceroboh, tetapi juga bertentangan dengan hukum AS dan akal sehat,” ujarnya.
ZOA merujuk pada 22 US Code § 2776(h), yang mewajibkan pemerintah AS menjaga kemampuan Israel untuk menghadapi ancaman regional dengan kerugian minimal. Menurut organisasi itu, permintaan Arab Saudi untuk membeli 48 unit F-35—yang disebut-sebut melampaui jumlah yang saat ini dimiliki Israel—jelas bertentangan dengan ketentuan tersebut.
Selama bertahun-tahun, pemerintahan AS, baik Demokrat maupun Republik, memang mempertimbangkan penjualan senjata canggih ke negara-negara Teluk. Namun, kebijakan tradisional Washington selalu menempatkan Israel sebagai penerima prioritas dan pembatasan ketat dilakukan untuk memastikan negara tersebut tetap memiliki keunggulan militer yang signifikan di kawasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







