Tennessee Siap Eksekusi Mati Christa Pike, Perempuan Pertama dalam Lebih dari 200 Tahun

AKURAT.CO Tennessee dijadwalkan mengeksekusi Christa Gail Pike, satu-satunya perempuan yang berada di daftar hukuman mati negara bagian tersebut. Eksekusi ini ditetapkan berlangsung pada 30 September 2026, sekaligus menjadi eksekusi pertama terhadap seorang narapidana perempuan di Tennessee dalam lebih dari dua abad.
Menurut Pusat Informasi Hukuman Mati (DPIC), jika terlaksana, Pike akan menjadi perempuan pertama yang dieksekusi di Tennessee sejak awal 1800-an dan perempuan ke-19 yang dieksekusi di Amerika Serikat pada era modern. Sejak AS kembali memberlakukan hukuman mati pada 1976, eksekusi terhadap perempuan hanya mencatat 1% dari total kasus, yakni 18 dari lebih 1.600 eksekusi.
Kasus Pembunuhan Brutal Tahun 1995
Christa Pike masih berusia 18 tahun ketika bersama pacarnya, Tadaryl Shipp, dan seorang rekan lain, Shadolla Peterson, membunuh Colleen Slemmer (19) di Knoxville pada 12 Januari 1995.
Jaksa menyebut pembunuhan itu dipicu rasa cemburu Pike terhadap Slemmer yang sama-sama mengikuti program pelatihan karier di Knoxville Job Corps. Selama lebih dari satu jam, Slemmer dipukuli, disayat, dan ditikam sebelum Pike menyebabkan luka fatal di kepala korban. Bahkan, pentagram diukir di dada Slemmer dan Pike menyimpan pecahan tengkoraknya sebagai “tanda” yang kemudian diperlihatkan kepada orang lain.
Pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepada Pike, sementara Shipp menerima hukuman seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat. Peterson, yang bersaksi melawan Pike, dijatuhi hukuman percobaan.
Rekor Kelam Eksekusi Perempuan di AS
Data DPIC mencatat Tennessee hanya pernah mengeksekusi tiga perempuan antara tahun 1807 hingga 1819, dua di antaranya merupakan budak. Jika eksekusi Pike berjalan, maka ini akan menjadi yang pertama dalam lebih dari 200 tahun.
Secara nasional, hanya ada 48 perempuan yang berada dalam daftar hukuman mati dibanding hampir 2.100 laki-laki. Eksekusi perempuan terakhir di AS terjadi pada 2023, ketika Amber McLaughlin dihukum mati di Missouri.
Tren Hukuman Mati di Amerika Serikat
Eksekusi terakhir di Tennessee dilaksanakan pada Agustus 2025 terhadap Byron Black, yang dihukum mati atas kasus pembunuhan pacarnya dan dua anak korban pada 1988.
Kasus Pike juga menandai kembalinya tren eksekusi mati di sejumlah negara bagian AS. Menurut DPIC, sepanjang 2025 sudah ada 34 narapidana dieksekusi, jumlah tertinggi dalam satu dekade terakhir, dengan sembilan eksekusi tambahan dijadwalkan sebelum akhir tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








