Desak Penyelidikan, Trump Tuding PBB Lakukan Sabotase

AKURAT.CO Donald Trump menuduh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terlibat dalam apa yang ia sebut sebagai 'sabotase tiga kali lipat' selama Sidang Majelis Umum PBB. Insiden itu meliputi eskalator macet, teleprompter rusak dan masalah audio di ruang sidang.
Menurut Trump, kejadian tersebut sangat mencurigakan karena terjadi secara beruntun. Ia menilai hal itu bukan sekadar kebetulan, melainkan bentuk kelalaian atau sabotase.
Insiden pertama terjadi saat Trump dan istrinya, Melania, menaiki eskalator yang tiba-tiba berhenti. Keduanya terpaksa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki hingga ke lantai atas.
Trump mengatakan situasi itu bisa saja berakhir dengan kecelakaan serius. Ia bersyukur masih bisa menjaga keseimbangan berkat berpegangan pada sisi tangga.
Gangguan berikutnya dialami pada teleprompter yang digunakan dalam pidatonya. Akibat kerusakan itu, Trump harus membaca naskah cetak selama sekitar 15 menit sebelum perangkat kembali berfungsi.
Baca Juga: PM Kanada Beri Pujian Atas Kunjungan Presiden Prabowo dan Pidatonya di Sidang PBB
Masalah ketiga muncul dari sistem suara di dalam ruangan. Trump mengeluhkan bahwa audio terdengar lemah hingga sulit dipahami oleh peserta sidang.
"Ini bukan kebetulan, ini sabotase rangkap tiga di PBB. Mereka seharusnya malu pada diri mereka sendiri," tulis Trump dalam postingannya di Truth Social, dikutip Kamis (25/9/2025).
Pihak PBB membantah tuduhan tersebut dan memberikan penjelasan berbeda. Juru bicara Sekretaris Jenderal, Stephane Dujarric, mengatakan eskalator berhenti karena anggota tim Trump sendiri memicu sistem pengaman secara tidak sengaja.
Sementara itu, Associated Press melaporkan bahwa teleprompter dioperasikan langsung oleh staf Gedung Putih. Dengan demikian, gangguan itu tidak ada kaitannya dengan teknisi PBB.
Meski ada klarifikasi resmi, Trump tetap curiga terhadap kejadian beruntun tersebut. Ia bahkan menyinggung laporan media Inggris yang menyebut beberapa staf PBB sempat bercanda soal mematikan eskalator.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






