Perang Iran-Israel: Jenderal Militer Tertinggi Iran Bersumpah Teruskan Perangi Israel Sampai Netanyahu Tak Berdaya

AKURAT.CO Iran memastikan akan terus melanjutkan balasan atas operasi militer Israel yang lebih dulu menyerang kota Tehran dan sekitarnya.
Sebagaimana dikutip oleh Press TV, Selasa (24/06/2025), Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, bersumpah untuk terus melancarkan operasi pembalasan terhadap Israel "dengan kekuatan penuh" hingga Perdana Menteri Benjamin Netanyahu benar-benar tidak berdaya.
Dalam pernyataan video yang dirilis pada Senin, 23 Juni 2025, sesaat setelah dimulainya fase ke-21 dari Operasi True Promise III, Mayor Jenderal Mousavi menegaskan bahwa operasi militer ini tidak akan dihentikan sampai tujuan strategis Iran tercapai. Ia menyatakan bahwa kejahatan yang dilakukan oleh rezim Israel dan Amerika Serikat tidak akan dibiarkan begitu saja tanpa konsekuensi.
"Sifat dasar dari tindakan kriminal ini tidak akan dibiarkan tanpa respons, terlepas dari tingkat kerusakannya," tegasnya, merujuk pada serangan udara Amerika terhadap tiga fasilitas nuklir di Iran, yakni Isfahan, Natanz, dan Fordow, yang terjadi pada Minggu pagi dan dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.
Baca Juga: Tiga Jemaah Haji Indonesia Hilang Hampir Satu Bulan, Sampai saat Ini Belum Ditemukan
Jenderal Mousavi juga menyoroti keterlibatan langsung Presiden AS Donald Trump dalam agresi tersebut, yang disebutnya sebagai bentuk keputusasaan Washington untuk menyelamatkan Netanyahu, yang dia labeli sebagai “proksi gagal” Amerika Serikat di Timur Tengah.
“Trump, setelah menyaksikan keruntuhan Netanyahu di bawah beban kekalahan, memutuskan untuk memberinya pernapasan buatan melalui tindakan sembrono ini,” ujarnya.
Agresi udara Amerika itu terjadi hanya dua hari setelah Israel meluncurkan serangan awal pada Jumat sebelumnya. Iran merespons dengan gelombang serangan balasan dalam kerangka Operasi True Promise III, yang menurut militer Iran telah melumpuhkan sejumlah titik infrastruktur militer penting milik Israel.
Baca Juga: Perang Iran-Israel: Israel Sampaikan Pesan Akhiri Perang ke Iran, Zionis Menyerah?
Pemerintah Iran menegaskan bahwa setiap bentuk agresi dari Amerika atau sekutunya tidak akan dibiarkan begitu saja. Otoritas militer menyatakan bahwa mereka memiliki hak dan kemampuan penuh untuk membalas segala bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Iran.
Dengan pernyataan ini, Iran semakin memperkuat sinyal bahwa konflik dengan Israel dan keterlibatan Amerika Serikat telah memasuki fase baru yang lebih tegas dan tidak akan berakhir sampai Israel, khususnya Netanyahu, benar-benar kehilangan kekuatan strategisnya di kawasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









