Akurat

Prancis Kecam Serangan Israel di Beirut, Desak Penarikan Pasukan dari Lebanon

Arief Rachman | 29 Maret 2025, 23:44 WIB
Prancis Kecam Serangan Israel di Beirut, Desak Penarikan Pasukan dari Lebanon

AKURAT.CO Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam serangan Israel di Beirut yang terjadi baru-baru ini.

Dalam konferensi pers bersama Presiden Lebanon Joseph Aoun di Istana Elysee pada Jumat (28/3/2025), Macron menegaskan, aksi militer tersebut tidak dapat diterima dan bertentangan dengan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.

“Situasi ini tidak sesuai dengan kerangka kerja yang telah kami tetapkan. Serangan semacam ini serta kegagalan dalam menghormati gencatan senjata merupakan tindakan sepihak yang mengabaikan komitmen yang telah dibuat,” ujar Macron.

Ia mendesak Israel untuk segera menarik pasukannya dari Lebanon guna menghindari eskalasi konflik yang lebih luas.

Menurutnya, kemajuan yang telah dicapai sejauh ini harus dijaga, dan semua pihak wajib mematuhi kesepakatan demi stabilitas kawasan.

Baca Juga: Cuaca Jakarta Minggu 30 Maret 2025, BMKG: Berawan, Suhu Stabil di Kisaran 25-29 Derajat Celcius

Macron juga menegaskan bahwa Prancis akan terus berupaya mencari solusi diplomatik yang realistis dan dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Ia berencana berdiskusi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu guna menekan Israel agar menghentikan agresinya.

“Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap Israel, terutama karena dukungan militer yang diberikan. Oleh karena itu, kami berharap AS dapat menggunakan pengaruhnya untuk mendorong penyelesaian konflik ini secara diplomatis,” ujar Macron.

Selain upaya diplomasi, Prancis juga berkomitmen memberikan bantuan bagi Lebanon.

Macron mengumumkan rencana penyelenggaraan konferensi internasional di Paris guna membahas dukungan keuangan bagi rekonstruksi Lebanon.

“Begitu reformasi kelembagaan dan ekonomi yang dicanangkan pemerintah Lebanon mulai berjalan, kami akan menginisiasi konferensi internasional untuk membantu pemulihan negara tersebut,” tambahnya.

Dengan langkah ini, Prancis berharap dapat mendorong stabilitas di Lebanon sekaligus memperkuat upaya perdamaian di Timur Tengah.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Imbau Warga Rayakan Malam Takbiran di Wilayah Masing-masing

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.