Rudal Yaman Hantam Tel Aviv, Keamanan Israel Gagal Deteksi

AKURAT.CO Kelompok pejuang Houthi dari Yaman kembali melancarkan serangan terhadap Israel dengan menargetkan wilayah Jaffa di Tel Aviv menggunakan rudal balistik.
Serangan ini merupakan respons terhadap aksi militer Israel di Yaman sebelumnya.
Militer Israel melalui saluran Telegram pada Sabtu (21/12/2024) waktu setempat menyatakan bahwa satu proyektil yang diluncurkan dari Yaman telah teridentifikasi namun upaya intersepsi telah gagal dilakukan.
Rudal tersebut menghantam wilayah Jaffa, seperti yang dikutip dari Al Jazeera, Senin (23/12/2024).
Seorang juru bicara Houthi juga mengonfirmasi serangan tersebut, menyebut bahwa mereka telah menargetkan "target militer" di Jaffa.
Menurut laporan publik Israel, rudal balistik tersebut berhasil melewati dua lapisan atmosfer, yakni atas dan bawah, hingga akhirnya menghantam Tel Aviv.
Baca Juga: Dukung Kemerdekaan Palestina, Fraksi PKS DPR Inisiasi RUU Boikot Produk Israel
Sistem pertahanan Arrow milik Israel gagal mencegat rudal tersebut meski telah diluncurkan ke bagian atas atmosfer setelah deteksi awal.
Dampak serangan ini menimbulkan kerusakan di sejumlah bangunan sekitar. Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA), melaporkan bahwa 16 orang mengalami luka ringan akibat pecahan kaca dari jendela yang pecah.
Serangan ini terjadi setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap ibu kota Yaman, Sanaa, dan kota pelabuhan Hodeidah pada Kamis sebelumnya. Serangan udara tersebut menewaskan sedikitnya sembilan orang, termasuk warga sipil.
Pejuang Houthi mengklaim serangan sebagai bentuk solidaritas dengan warga Palestina di tengah konflik Gaza yang semakin memanas. Mereka menyatakan bahwa operasi akan terus berlanjut "hingga agresi di Gaza berhenti dan pengepungan dicabut."
Baca Juga: Kelompok Houthi Yaman Klaim Telah Targetkan Tel Aviv dan Ashkelon di Israel
Selain itu, kelompok Houthi juga sebelumnya melakukan serangan terhadap target Israel di berbagai kesempatan.
Pada 9 Desember lalu, pesawat nirawak Houthi dilaporkan meledak di lantai atas sebuah gedung di Yavne, Israel, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Sementara pada bulan Juli, serangan serupa di Tel Aviv menewaskan seorang warga sipil Israel.
Serangan terhadap kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Teluk Aden juga telah memicu balasan dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, termasuk Inggris.
Ketegangan ini semakin menguatkan konflik regional yang melibatkan sejumlah pihak besar di Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







