Irak Kirim Tim Medis ke Lebanon Bantu Korban Ledakan Pager

AKURAT.CO Perdana Menteri Irak, Mohammed Shia Al Sudani, memerintahkan pengiriman tim medis ke Lebanon pada Selasa (17/9/2024) untuk membantu korban akibat serangan ledakan alat penyeranta atau pager.
Menteri Kesehatan, Firass Abiad, menyatakan, lebih dari 4.000 orang terluka dan setidaknya 11 orang, termasuk satu anak, tewas pada Selasa akibat ledakan massal pager genggam di beberapa wilayah Lebanon.
Pemerintah Lebanon dan gerakan Hizbullah menyalahkan Israel atas insiden tersebut.
"Pemerintah Irak memantau dengan cermat perkembangan keamanan serius di Lebanon, termasuk serangan siber terbaru oleh entitas Zionis. Perdana Menteri Mohammed S. Al-Sudani telah mengarahkan pengiriman tim medis Irak dan unit tanggap darurat ke Lebanon untuk memberikan bantuan segera secepat mungkin. Meringankan penderitaan para korban sipil yang tidak bersalah," penjelasan Kantor Perdana Menteri Irak, diberitakan Sputnik (Rabu, 18/9/2024).
Baca Juga: Viral, Ini Alasan Boneka Labubu Diburu Berbagai Kalangan Meskipun Harganya Mahal
Perkembangan terbaru di Timur Tengah, termasuk persiapan Israel untuk serangan darat ke Lebanon selatan, memerlukan campur tangan internasional yang mendesak sebelum situasi memburuk menjadi perang yang lebih luas.
Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, menjalin percakapan telepon dengan rekannya dari Lebanon, Abdallah Bou Habib, dan Penjabat Perdana Menteri Lebanon, Najib Mikati, untuk menawarkan dukungan penuh dari Kairo.
"Dia meyakinkan Lebanon akan komitmen Mesir terhadap stabilitas dan keamanan di Lebanon," kata Kementerian Luar Negeri Mesir.
Kementerian Luar Negeri Lebanon menyebut bahwa penyebab ledakan pager adalah serangan siber oleh Israel.
Adapun, penggunaan pager oleh militan Hizbullah sebagai sistem komunikasi tertutup yang paling tidak rentan terhadap peretasan dan penyadapan.
Baca Juga: PON Aceh-Sumut: Konsumsi Atlet Terlambat, Ayah Rizki Juniansyah Minta 'Uang Mentahnya'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 5Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








