Badan PBB Catat 50 Ribu Lebih Anak di Jalur Gaza Mengalami Kekurangan Gizi Akut

AKURAT.CO Badan PBB untuk Bantuan dan Pekerjaan Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan bahwa lebih dari 50.000 anak di Jalur Gaza mengalami kekurangan gizi akut.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (15/6/2024) UNRWA menyoroti dampak parah dari pembatasan akses kemanusiaan yang terus berlanjut.
Menyebabkan meluasnya kelaparan dan memburuknya kondisi di Jalur Gaza.
Hal ini terjadi ketika UNRWA memperingatkan bahwa, sejak Maret 2024, kekurangan gizi akut telah meningkat pesat di wilayah utara wilayah kantong yang terkepung tersebut di kalangan anak-anak.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Kris Dayanti Ajak Keluarga Liburan ke Malang
Badan PBB itu mencatat satu dari tiga anak di bawah usia dua tahun di Gaza bagian utara mengalami kekurangan gizi akut.
"Lebih dari 50.000 anak memerlukan pengobatan karena kekurangan gizi akut," tulis UNRWA dalam pernyataan terbarunya.
UNRWA juga mencatat bahwa situasi secara keseluruhan adalah sebuah bencana dan menekankan perlunya intervensi dan dukungan segera, untuk mengatasi krisis yang semakin meningkat.
Organisasi bantuan terbesar yang beroperasi di Gaza menuduh pemerintah Israel sering memblokir pengiriman bantuan, serta menghambat operasinya di wilayah yang hancur tersebut.
Baca Juga: Harga Tiket dan Jam Buka Kebun Binatang Ragunan Selama Cuti Bersama Idul Adha 2024
Dikutip The Guardian, Direktur Hubungan Eksternal UNRWA, Tamara Alrifai, mengatakan bahwa keberhasilan dalam mengamankan pengiriman bantuan dan izin pergerakan di Gaza masih terbatas.
"Kami hanya mendapat sedikit tanggapan positif terhadap permintaan pengiriman bantuan dan izin untuk bergerak di sekitar Gaza," ujarnya.
Menurut Alrifai, meski UNRWA masih berhubungan dengan COGAT, badan Israel yang bertanggung jawab mengawasi wilayah Palestina dan berkoordinasi dengan organisasi bantuan, namun komunikasi sering kali gagal memberikan hasil positif.
"Kontak ini tidak selalu membawa hasil positif seperti yang bisa kita lihat. Mulai dari hambatan pengiriman hingga kemampuan kami menerima truk (bantuan) jelasnya, dikutip Senin (17/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








