Kecam Pemimpin Global Tak Bisa Hentikan Perang dan Kekerasan, SBY: Malang Benar Dunia Ini

AKURAT.CO Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mempertanyakan ketidakpedulian pemimpin-pemimpin dunia terhadap perang dan kekerasan yang terjadi selama ini.
“Mengamati apa yang terjadi belakangan ini, sepertinya hukum, etika dan norma dalam peperangan tak diindahkan lagi. Seolah cara apapun dibenarkan,” tulis SBY di akun X pribadinya @SBYudhoyono, dikutip Minggu (2/6/2024).
“Jatuhnya korban jiwa penduduk sipil dan mereka yang tidak berdosa (non combatant dan innocent people), yang sangat besar jumlahnya dan jauh melampaui batasan collateral damage diabaikan. Bangunan, infrastruktur dan fasilitas sipil dihancurkan tanpa perasaan bersalah,” sambung SBY.
Baca Juga: Daftar Ormas yang Diperbolehkan Mengelola Lahan Tambang oleh Jokowi
Terhadap kondisi geopolitik dunia saat ini, ia pun mengecam para politisi dan jenderal di seluruh dunia yang seolah tidak memiliki kejernihan lagi dalam berpikir.
“Apakah para politisi dan para jenderal sudah tidak punya hati dan kejernihan berpikir lagi? Apakah ini sebuah kemunduran peradaban dan perikemanusiaan? Pertanyaan berikutnya adalah apakah dunia, dalam hal ini para pemimpin dunia, tidak bisa menghentikan hal-hal buruk yang membahayakan kehidupan di muka bumi ini? Tidak mampu atau tidak mau?” tegas SBY.
Ia kemudian mempertanyakan, bagaimana jika perang yang tidak beradab tersebut dengan dalih untuk memenuhi kepentingan nasional pihak-pihak yang berperang, dianggap sebagai new normal dan mendapatkan pembenaran sejarah.
Baca Juga: Tim Gabungan Amankan 442 Juru Parkir Liar di Jakarta
“Saat ini dan ke depan, mestinya dunia makin bersatu dan berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan global yang amat mendasar, seperti menyelamatkan bumi dari krisis iklim dan lingkungan serta mengatasi kemiskinan sejagat dan berbagai ketidak-adilan. Bukan justru mengobarkan peperangan di sana sini apalagi makin menjauh dari keberadaban dan nilai-nilai kemanusiaan,” bebernya.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini kemudian menegaskan, kemalangan akan terjadi jika pemimpin dunia berkesimpulan tidak ada solusi dalam peperangan yang terjadi seperti di Gaza dan Ukraina.
“Nah, kalau begitu, mungkin akan ada yang berkesimpulan bahwa tidak akan ada solusi apapun ke depan, termasuk untuk menghentikan peperangan di Gaza maupun di Ukraina. Apa benar-benar begitu? Wah, malang benar dunia ini,” ucapnya.
Baca Juga: Qatar, Mesir, AS Desak Hamas dan Israel Terima Usulan Gencatan Senjata
“Tidak mungkin tak ada solusi yang bisa dilakukan oleh dunia. Sejak bersekolah di sekolah dasar, guru saya selalu mengajarkan di mana ada kemauan, di situ ada jalan. If there is a will, there is a way,” pungkas SBY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









