Walau Bulan Ramadhan, Netanyahu Kekeuh Lanjutkan Kampanye Militer di Rafah

AKURAT.CO Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel akan terus melanjutkan kampanye militernya ke Rafah di Jalur Gaza selatan, di tengah meningkatnya tekanan internasional.
"Kami akan menyelesaikan pekerjaan di Rafah sambil memungkinkan penduduk sipil untuk keluar dari bahaya," kata Netanyahu dalam sebuah pidato video di sebuah konferensi organisasi pro-Israel AIPAC di Washington, D.C, dikutip Rabu (13/3/2024).
Suara-suara semakin meningkat dan bergabung dalam seruan agar Israel tidak memasuki Rafah saat bulan Ramadhan, merupakan salah satu daerah terakhir yang relatif aman tempat 1,5 juta orang mencari perlindungan.
Baca Juga: The Body Shop Bangkrut, Terlilit Hutang Hingga Rp51 Miliar!
Komentar Netanyahu muncul ketika para pemimpin Uni Eropa berencana untuk mendesak Israel agar tidak melancarkan operasi darat di Rafah.
Desakan tersebut menurut rancangan kesimpulan dari pertemuan puncak yang akan datang.
"Dewan Eropa mendesak pemerintah Israel untuk menahan diri dari operasi darat di Rafah, di mana lebih dari satu juta orang Palestina saat ini mencari tempat yang aman dari pertempuran dan akses terhadap bantuan kemanusiaan," menurut rancangan kesimpulan KTT.
Baca Juga: Amerika Serikat Siap Kirim Paket Senjata Baru Senilai Rp4,6 Triliun untuk Bantu Ukraina
Teks tersebut akan membutuhkan persetujuan dari semua 27 pemimpin negara Uni Eropa untuk diadopsi pada KTT tanggal 21 dan 22 Maret.
Presiden AS Joe Biden mengatakan bahwa Netanyahu lebih banyak merugikan Israel daripada membantu ketika melakukan perang dengan cara yang bertentangan dengan nilai-nilai negara.
Baca Juga: Viral Perilaku Kurnia Meiga Dibongkar Mantan Istri, Ahmad Bustomi 'Wanti-Wanti' Pesepakbola Junior
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







