Viral! Apa itu Tower 22? Lokasi Serangan Terhadap Pasukan Amerika Serikat di Yordania

AKURAT.CO Tiga tentara Amerika Serikat (AS) tewas dan 34 lainnya terluka setelah sebuah pesawat tak berawak menghantam pos militer di Yordania yang dikenal sebagai Tower 22 pada Minggu (28/1/2024).
Dikutip dari Reuters, serangan tersebut dilakukan oleh kelompok militan Yordania yang didukung Iran.
Presiden AS, Joe Biden dan para pejabat mengatakan bahwa serangan tersebut termasuk yang paling mematikan, pertama kali dilakukan terhadap pasukan AS sejak perang Israel-Hamas meletus pada bulan Oktober.
Serangan yang terjadi lantas dikatakan menandai eskalasi besar dalam ketegangan yang melanda Timur Tengah.
"Meskipun kami masih mengumpulkan fakta-fakta dari serangan ini, kami tahu bahwa serangan ini dilakukan oleh kelompok-kelompok militan radikal yang didukung oleh Iran yang beroperasi di Suriah dan Irak," kata Biden dalam sebuah pernyataan, dikutip Senin (29/1/2024).
Lebih lanjut, berikut beberapa hal mengenai Tower 22.
Lokasi Tower 22
Tower 22 memiliki lokasi yang sangat strategis, membuka lembaran baru di Yordania, di titik paling timur laut di mana perbatasan negara itu bertemu dengan Suriah dan Irak.
Tujuan Dibangunnya Tower 22
Tidak banyak yang diketahui publik tentang pangkalan ini. Namun, pangkalan ini mencakup dukungan logistik dan terdapat 350 tentara Angkatan Darat dan Angkatan Udara AS di pangkalan.
Tower 22 berada di dekat garnisun Al Tanf, yang terletak di seberang perbatasan di Suriah dan menampung sejumlah kecil pasukan AS.
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah Februari 2024: Ada Libur Tiga Hari Cocok untuk Liburan
Al Tanf sendiri telah menjadi kunci dalam perang melawan ISIS dan telah mengambil peran sebagai bagian dari strategi AS untuk menahan penumpukan militer Iran di Suriah timur.
Tower 22 terletak cukup dekat dengan pasukan AS di Tanf sehingga berpotensi membantu mendukung mereka, sementara juga berpotensi melawan militan yang didukung Iran di daerah tersebut dan memungkinkan pasukan untuk mengawasi sisa-sisa ISIS di wilayah itu.
Pasukan AS di Yordania
Tentara Yordania merupakan salah satu penerima terbesar pembiayaan militer asing Amerika Serikat.
Kerajaan ini memiliki ratusan pelatih dari AS dan merupakan salah satu dari sedikit sekutu regional yang mengadakan latihan ekstensif dengan pasukan negara maju itu sepanjang tahun.
Baca Juga: Update Terkini, Amerika Serikat Serang Dua Rudal Anti Kapal Houthi di Yaman
Sejak dimulainya konflik Suriah pada tahun 2011, AS telah menghabiskan ratusan juta dolar untuk membantu Yordania membangun sistem pengawasan yang rumit yang dikenal sebagai Program Keamanan Perbatasan untuk membendung penyusupan militan dari Suriah dan Irak.
Tidak jelas jenis senjata apa yang disimpan di pangkalan itu, pertahanan udara yang digunakan dan apa yang sebenarnya terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik






