Akurat

Bolehkah Pakai Skincare Ketika Sedang Berpuasa? Simak Penjelasannya

Redaksi Akurat | 12 Februari 2026, 13:56 WIB
Bolehkah Pakai Skincare Ketika Sedang Berpuasa? Simak Penjelasannya

AKURAT.CO Menjaga kesehatan kulit tetap penting meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Apalagi saat berpuasa, tubuh cenderung kekurangan cairan yang bisa membuat kulit terasa lebih kering dan kusam.

Namun, muncul kekhawatiran di masyarakat: apakah penggunaan pelembab, sunscreen, atau produk perawatan wajah lainnya di siang hari dapat membatalkan puasa?

Kabar baiknya, para ulama bersepakat bahwa penggunaan skincare atau produk perawatan kulit di luar tubuh tidak membatalkan puasa.

Mengapa Skincare Tidak Membatalkan Puasa?

Dalam kaidah fiqih, sesuatu yang membatalkan puasa adalah zat yang masuk ke dalam rongga tubuh melalui lubang yang terbuka secara alami (mulut, hidung, telinga, dan lainnya) dan masuk ke sistem pencernaan.

Produk skincare seperti serum, pelembab, dan tabir surya hanya dioleskan di permukaan kulit.

Meskipun produk tersebut meresap, ia masuk melalui pori-pori kulit, bukan melalui lubang terbuka yang menuju lambung.

Hal ini didasarkan pada analogi para ulama mengenai penggunaan minyak atau celak di zaman Nabi SAW:

"Nabi SAW pernah memakai celak di bulan Ramadhan saat beliau sedang berpuasa." (HR. Tirmidzi).

Jika celak yang diaplikasikan di dekat mata saja diperbolehkan, maka penggunaan krim atau cairan di area kulit wajah dan tubuh lainnya tentu memiliki hukum yang sama.

Batasan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun hukum asalnya boleh, ada beberapa catatan agar penggunaan produk kecantikan tidak mengganggu keabsahan puasa Anda:

1. Hindari Produk yang Tertelan: Berhati-hatilah saat menggunakan produk di area bibir seperti lip balm atau lip serum. Pastikan tidak ada cairan yang tertelan secara sengaja ke dalam kerongkongan.

2. Jangan Berlebihan: Sesuatu yang berlebihan tidak disukai dalam agama. Gunakan skincare sewajarnya untuk kebutuhan perlindungan kulit (terutama sunscreen untuk menangkal radikal bebas).

3. Waspada Bau yang Sangat Menyengat: Meski menghirup wewangian tidak membatalkan puasa, sebagian ulama makruh hukumnya jika sengaja menghirup bau-bauan yang sangat kuat yang masuk melalui hidung secara berlebihan.

FAQ: Perawatan Kecantikan Saat Puasa

Apakah memakai masker wajah (sheet mask) membatalkan puasa?

Tidak. Masker wajah bekerja dengan cara menempel di permukaan kulit dan cairan serumnya meresap melalui pori-pori, sehingga puasa Anda tetap sah.

Bagaimana hukum memakai parfum di siang hari?

Memakai parfum hukumnya boleh dan tidak membatalkan puasa. Namun, beberapa ulama menganggapnya makruh jika dilakukan secara berlebihan karena dianggap sebagai bentuk perhiasan yang berlebihan di saat sedang beribadah.

Apakah skincare yang mengandung alkohol membatalkan puasa?

Alkohol dalam produk kosmetik biasanya digunakan sebagai pelarut dan bersifat non-consumable (tidak untuk diminum). Selama digunakan untuk pemakaian luar, puasa tetap sah dan penggunaan kosmetik tersebut diperbolehkan menurut fatwa MUI.

Kesimpulan

Pakai skincare di siang hari saat puasa hukumnya adalah mubah (boleh). Mengoleskan produk perawatan ke kulit tidak dianggap memasukkan sesuatu ke rongga tubuh yang membatalkan puasa.

Jadi, Anda tetap bisa tampil segar dan menjaga kesehatan kulit tanpa perlu khawatir ibadah puasa Anda terganggu.

Laporan: Nasywa Mutiara Pratista/magang

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.