Akurat

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Setelah Haid Menurut Islam, Lengkap dengan Manfaatnya

Kosim Rahman | 5 Desember 2024, 05:30 WIB
Tata Cara Mandi Wajib yang Benar Setelah Haid Menurut Islam, Lengkap dengan Manfaatnya

AKURAT.CO Mandi wajib setelah haid adalah salah satu kewajiban bagi seorang Muslimah agar dapat kembali menjalankan ibadah dengan bersih dan suci. 

Proses mandi ini memiliki tata cara yang khusus, yang perlu dilakukan dengan benar agar mendapatkan kesucian yang sempurna.

Mandi wajib setelah haid tidak hanya membersihkan tubuh, tetapi juga memberikan manfaat spiritual, seperti mengembalikan ketenangan hati dan memperkuat hubungan dengan Allah.

Dalam artikel ini akan membahas langkah-langkah mandi wajib yang benar setelah haid menurut ajaran Islam, serta manfaat penting yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga: 5 Ide Resolusi untuk Perubahan Positif di Tahun 2025

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar

Berikut adalah langkah-langkah detail melakukan mandi wajib setelah haid:

Membaca niat mandi wajib setelah haid

Ucapkan niat dalam hati: "Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal haidhi fardhan lillaahi ta'aalaa" (Saya berniat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari haid, fardhu karena Allah Ta'ala).

Membersihkan kedua telapak tangan

Basuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali dengan air mengalir. Pastikan sela-sela jari juga dibersihkan.

Membersihkan area pribadi

Bersihkan area kemaluan dan dubur menggunakan tangan kiri. Gunakan air mengalir dan pastikan area tersebut benar-benar bersih dari sisa darah haid atau kotoran lainnya.

Mencuci tangan

Setelah membersihkan area pribadi, cuci tangan dengan sabun atau tanah untuk menghilangkan kotoran dan bau.

Berwudhu

Lakukan wudhu dengan sempurna seperti hendak melaksanakan shalat. Ini termasuk membasuh wajah, kedua tangan sampai siku, mengusap kepala, dan membasuh kaki sampai mata kaki.

Membasahi rambut kepala

Basahi rambut kepala hingga ke akar-akarnya. Gunakan jari-jari tangan untuk menyela rambut agar air dapat mencapai kulit kepala. Lakukan sebanyak tiga kali.

Mengguyur seluruh tubuh

Guyur seluruh tubuh dengan air, dimulai dari sisi kanan lalu sisi kiri. Pastikan air mengalir ke seluruh bagian tubuh tanpa ada yang terlewat, termasuk lipatan-lipatan kulit dan bagian tersembunyi.

Menyela bagian-bagian tubuh

Gunakan jari-jari untuk menyela bagian-bagian tubuh seperti sela jari tangan dan kaki, lipatan ketiak, lipatan paha, dan bagian tubuh lainnya. Pastikan air mengalir ke semua bagian tersebut.

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda bisa melanjutkan dengan membersihkan tubuh menggunakan sabun atau peralatan mandi lainnya seperti biasa.

Pastikan seluruh tubuh benar-benar bersih sebelum mengakhiri mandi.

Penting untuk diingat bahwa tata cara di atas merupakan panduan umum. Beberapa mazhab fikih mungkin memiliki perbedaan kecil dalam urutan atau detail pelaksanaannya.

Namun, inti dari mandi wajib tetap sama, yaitu membersihkan seluruh tubuh dengan niat menghilangkan hadas besar.

Bacaan Doa Setelah Mandi Wajib

Setelah menyelesaikan rangkaian mandi wajib, disunnahkan untuk membaca doa.

Doa ini sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesucian yang telah diberikan.

Berikut adalah bacaan doa setelah mandi wajib beserta artinya:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

 

Asyhadu an laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluhu. Allahumma-j'alni minat-tawwabina waj'alni minal-mutathahhirina waj'alni min 'ibaadikas-shalihiin

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang menyucikan diri, dan jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang shalih."

Membaca doa ini setelah mandi wajib memiliki beberapa keutamaan, di antaranya:

  • Sebagai bentuk syukur atas nikmat kesucian yang telah Allah berikan.
  • Memohon agar selalu dijaga dalam kesucian dan ketaatan.
  • Mengharap agar termasuk dalam golongan orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri.
  • Memohon agar dimasukkan ke dalam golongan hamba-hamba Allah yang shalih.

Meskipun membaca doa ini hukumnya sunnah, namun dianjurkan untuk diamalkan setiap kali selesai mandi wajib.

Doa ini menjadi penutup yang sempurna bagi rangkaian ibadah mandi wajib setelah haid.

Manfaat Mandi Wajib Setelah Haid dalam Islam

  1. Menjaga KesucianMandi wajib setelah haid adalah syarat utama agar seseorang dapat kembali melaksanakan ibadah yang membutuhkan kesucian, seperti sholat, membaca Al-Qur'an, dan puasa. Dalam Islam, kesucian tubuh adalah prasyarat untuk melaksanakan ibadah dengan sah. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an:"Dan jika kamu junub, maka mandilah" (QS. Al-Ma’idah: 6).
  2. Menyucikan Diri Secara Spiritual Mandi wajib setelah haid tidak hanya membersihkan tubuh, tetapi juga menyucikan diri dari hadas besar, yang memungkinkan seseorang untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah dan melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk.
  1. Meningkatkan Kesehatan
    Secara fisik, mandi wajib dapat memberikan rasa segar dan membersihkan tubuh dari kotoran yang tertinggal selama menstruasi. Selain itu, mandi juga bermanfaat untuk mengurangi stres dan memperbaiki sirkulasi darah
  2. Membantu Proses Penyembuhan
    Bagi beberapa wanita, mandi setelah haid dapat membantu dalam pemulihan fisik dan emosional. Proses penyembuhan yang lancar setelah menstruasi sangat penting agar tubuh dapat kembali fit.
  3. Memperkuat Keimanan
    Melaksanakan mandi wajib dengan benar mengajarkan seorang Muslimah untuk taat dan disiplin dalam menjaga kebersihan sebagai bentuk ibadah, yang memperkuat hubungan dengan Allah dan meningkatkan kualitas spiritualitas.

Itulah beberapa panduan tata cara mandi wajib setelah haid yang dilengkapi dengan doa serta manfaatnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.