Akurat

Doa Agar Selamat dari Penyakit Super Flu, Insya Allah Manjur

Fajar Rizky Ramadhan | 2 Januari 2026, 05:06 WIB
Doa Agar Selamat dari Penyakit Super Flu, Insya Allah Manjur

AKURAT.CO Masyarakat Indonesia kembali dihadapkan pada ancaman penyakit menular. Varian Influenza A (H3N2) subclade K, yang populer dijuluki super flu, resmi terdeteksi masuk Indonesia. Kementerian Kesehatan RI mengonfirmasi virus ini telah ditemukan sejak 25 Desember 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa subclade K menyebabkan keparahan penyakit yang lebih tinggi dibandingkan varian influenza sebelumnya.

“Merujuk pada publikasi terbaru Desember 2025, influenza A (H3N2) merupakan salah satu virus emerging yang pernah menyebabkan pandemi pada 1968 dan kembali memicu peningkatan kasus flu pada 2024–2025, terutama pada anak-anak,” jelas dr. Prima, Rabu (31/12/2025).

Secara ilmiah, Amesh A. Adalja, M.D., peneliti senior Johns Hopkins Center for Health Security, menjelaskan bahwa subclade K hanyalah cabang mutasi terbaru dari virus Influenza A (H3N2) yang sudah lama bersirkulasi. Virus ini pertama kali terdeteksi pada Juni 2025 dan menyebar cukup cepat, namun tidak otomatis lebih mematikan.

Baca Juga: Doa Awal Tahun 2026, agar Masa Depan dan Cita-cita Semakin Mudah Diraih

Artinya, kepanikan berlebihan jelas bukan solusi. Tapi kewaspadaan? Itu wajib.

Gejala Super Flu yang Perlu Diwaspadai

Super flu umumnya menunjukkan gejala setelah masa inkubasi 3–4 hari. Gejala yang sering muncul antara lain:

  • Batuk

  • Sakit tenggorokan

  • Hidung berair atau tersumbat

  • Nyeri otot dan badan

  • Sakit kepala

  • Kelelahan ekstrem

Kelompok yang paling berisiko mengalami komplikasi adalah lansia, orang dengan imunitas rendah, serta individu dengan kebugaran fisik yang buruk. Pada kelompok ini, flu bisa berujung pada gangguan pembuluh darah hingga meningkatkan risiko serangan jantung. Jadi, jangan remehkan flu—apalagi yang “naik level”.

Ikhtiar Medis Tetap Penting

Para ahli kesehatan menegaskan bahwa vaksin influenza masih sangat direkomendasikan, meskipun tidak sepenuhnya mencegah penularan.

“Vaksin dapat menurunkan risiko rawat inap dan dampak buruk akibat flu,” ujar Thomas Russo, M.D., profesor dan kepala penyakit menular Universitas Buffalo, New York.

Selain vaksin, langkah preventif seperti memakai masker di ruang publik tertutup, menjaga kebersihan tangan, dan segera tes jika sakit tetap menjadi standar logis dan ilmiah. Apalagi gejala super flu bisa sangat mirip dengan COVID-19, sementara pendekatan pengobatannya berbeda.

Ikhtiar Spiritual: Doa sebagai Benteng Batin

Dalam Islam, menjaga kesehatan bukan hanya urusan medis, tapi juga spiritual. Doa bukan pengganti usaha, melainkan penguat ikhtiar. Rasulullah SAW sendiri mengajarkan doa perlindungan dari berbagai penyakit.

Berikut doa agar dilindungi dari penyakit, termasuk wabah dan flu berat:

Doa Perlindungan dari Penyakit

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجُنُونِ، وَالْجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الأَسْقَامِ

Allahumma innī a‘ūdzu bika minal-barashi, wal-junūni, wal-judzāmi, wa min sayyi’il-asqām.

Artinya:
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan dari segala macam penyakit yang buruk.”
(HR. Abu Dawud)

Ada pula doa singkat yang bisa dibaca setiap pagi dan sore:

Doa Perlindungan Harian

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Bismillāhilladzī lā yaḍurru ma‘asmihī shay’un fil-arḍi wa lā fis-samā’i wa huwas-samī‘ul-‘alīm.

Artinya:
“Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang membahayakan di bumi dan di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(HR. Tirmidzi)

Baca Juga: Doa dan Amalan saat Mendengar Gempa Bumi, agar Selamat dan Dijauhkan dari Marabahaya

Tenang, Rasional, dan Tawakal

Super flu memang nyata, tapi kepanikan tidak pernah menyelesaikan masalah. Sikap paling relevan hari ini adalah kombinasi antara literasi kesehatan, disiplin pencegahan, dan ketenangan batin.

Ikhtiar jalan, doa jangan ketinggalan. Badan dijaga, iman dikuatkan. Insya Allah, kita bukan hanya selamat dari flu, tapi juga naik level dalam kesadaran hidup sehat—lahir dan batin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.