Akurat Logo

Ribuan Nakes Dikirim Atasi Dampak Karhutla

Moehamad Dheny Permana | 15 Oktober 2026, 15:22 WIB
Ribuan Nakes Dikirim Atasi Dampak Karhutla
Penanganan di wilayah terdampak karhutla didukung penyaluran perlengkapan medis dan logistik secara masif. Foto: Kementerian Kehutanan

AKURAT.CO Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, terus memperkuat kesiapsiagaan dan respons kesehatan untuk menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda tujuh provinsi.

Langkah percepatan dilakukan guna meminimalkan risiko kesehatan masyarakat akibat memburuknya kualitas udara di daerah-daerah tersebut.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati, menyampaikan, tingkat keparahan dampak karhutla terhadap kesehatan dapat terlihat dari tingginya angka kasus yang tercatat hingga pertengahan Oktober.

"Berdasarkan data hingga 12 Oktober 2026, tercatat 277.075 kasus ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) secara kumulatif. Dengan 62.400 kasus di antaranya pada rentang usia nol sampai lima tahun," ujar Widyawati.

Ia menambahkan, pantauan kualitas udara di lapangan menunjukkan ancaman serius bagi kondisi kesehatan masyarakat.

Baca Juga: BNPB Prioritaskan Pemadaman Karhutla di Kalteng dan Sumsel, Tanjung Puting Masih Terbakar

Sebanyak 37 stasiun pemantau indeks standar pencemar udara menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai, yakni 13 daerah berada pada kategori berbahaya, 11 daerah pada kategori sangat tidak sehat, dan 13 daerah lainnya masuk dalam kategori tidak sehat.

"Merespons situasi ini, pemerintah telah memobilisasi 2.106 tenaga kesehatan dan memperkuat layanan kesehatan, sistem rujukan, serta pemantauan penyakit di wilayah terdampak," kata Widyawati.

Selain pengerahan personel medis, penanganan di wilayah terdampak juga didukung dengan penyaluran perlengkapan medis dan logistik secara masif. 

Widyawati menjelaskan, dukungan logistik telah disalurkan ke berbagai titik, meliputi sekitar tiga juta masker, oksigen konsentrator, obat-obatan, hingga alat pelindung diri untuk memastikan penanganan kesehatan berjalan optimal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.