Akurat Logo

Bank Jakarta Tandatangani Tiga Kerja Sama Strategis BUMD, BUMN dan Perangkat Daerah

Wahyu SK | 12 Oktober 2026, 20:50 WIB
Bank Jakarta Tandatangani Tiga Kerja Sama Strategis BUMD, BUMN dan Perangkat Daerah
Bank Jakarta menjalin kerja sama strategis dengan BUMD, BUMN dan perangkat daerah Provinsi DKI Jakarta, Senin (12/10/2026). - Foto: Bank Jakarta

AKURAT.CO Bank Jakarta memperkuat sinergi dengan BUMD, BUMN dan perangkat daerah Provinsi DKI Jakarta melalui sejumlah kerja sama strategis.

Kolaborasi mencakup pembiayaan perumahan bagi pekerja sektor informal, elektrifikasi armada Transjakarta, hingga pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas dengan total potensi nilai mencapai Rp5,87 triliun.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama, dan perjanjian kredit dilaksanakan dalam kegiatan Penandatanganan Kerja Sama Strategis BUMD, BUMN dan Perangkat Daerah di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Senin (12/10/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat transformasi menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Dalam kerja sama tersebut, Bank Jakarta bersinergi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP); Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM); serta Jamkrida Jakarta untuk mendukung program Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) bagi pekerja sektor informal.

Program ini memiliki potensi nilai Rp587 miliar melalui penyaluran kredit dan penjaminan kredit.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat pekerja sektor informal terhadap pembiayaan kepemilikan rumah.

Dengan dukungan pembiayaan dan penjaminan, pekerja yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan diharapkan memperoleh kesempatan lebih besar untuk memiliki hunian layak.

Selain sektor perumahan, Bank Jakarta juga mendukung percepatan transformasi transportasi publik melalui kerja sama dengan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Kerja sama mencakup pembiayaan program elektrifikasi sebanyak 3.782 armada dengan jangka waktu nota kesepahaman tiga tahun dan potensi nilai mencapai Rp5,07 triliun.

Baca Juga: Pemprov DKI Tetap Kuasai Saham Mayoritas Bank Jakarta dan PAM Jaya Meski Nanti Sudah IPO

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK