Akurat Logo

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir di Padang

Moehamad Dheny Permana | 11 Oktober 2026, 22:13 WIB
Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir di Padang
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Padang akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu (10/10/2026). - Foto: BNPB

AKURAT.CO Pemerintah bergerak cepat menangani banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat. Menyusul hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut pada Sabtu (10/10/2026).

Evakuasi warga, pendirian posko pengungsian, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan kebutuhan dasar dilakukan untuk memastikan keselamatan dan membantu warga terdampak.

Upaya penanganan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD, Polri, TNI, Basarnas, pemerintah daerah, serta relawan dan masyarakat.

Petugas gabungan langsung dikerahkan ke sejumlah lokasi terdampak untuk mengevakuasi warga, mendata dampak banjir, dan memenuhi kebutuhan para pengungsi.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sumatera Barat, pada Minggu (11/10/2026) pukul 03.34 WIB, banjir masih menggenangi sejumlah permukiman. Pendataan dan evakuasi warga pun terus dilakukan seiring dengan perkembangan situasi di lapangan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan, banjir melanda tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo, yang mencakup enam kelurahan, yaitu Kuranji, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Lubuk Minturun, Tabiang Banda Gadang, dan Gurun Laweh.

Data sementara mencatat sekitar 225 kepala keluarga atau 498 jiwa terdampak. Sementara itu, sebanyak 672 jiwa dilaporkan mengungsi di Kecamatan Kuranji.

"Angka tersebut masih dalam proses pendataan dan pemutakhiran oleh petugas," kata Berton, dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).

Di tengah kondisi tersebut, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 238 jiwa dari kawasan terdampak. Proses evakuasi dan kaji cepat dilakukan BPBD Kota Padang bersama berbagai unsur terkait untuk menjangkau warga yang membutuhkan pertolongan serta memastikan keselamatan mereka.

Para pengungsi saat ini tersebar di tiga lokasi. Sebanyak 367 jiwa berada di tenda pengungsian Lapau Munggu dan rumah warga, 250 jiwa menempati Mushalla Ar Ridwan Kampung Tangah, sedangkan 55 jiwa lainnya berada di Warung Jembatan Guo.

Baca Juga: Banjir Padang Bikin Ratusan Warga Mengungsi, Ini Kondisi Terbarunya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.