Pariwisata Jabar Menggeliat, Wisatawan Nusantara Mencapai 149 Juta Perjalanan

AKURAT.CO Sektor pariwisata Jawa Barat menunjukkan gairah yang kuat hingga Agustus 2026.
Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) via Bandara Kertajati mencapai 308 kunjungan pada Agustus 2026, melonjak 32,76 persen dibanding bulan sebelumnya (m-to-m).
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, warga Singapura mendominasi kunjungan wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati.
Presentase jumlah warga Singapura berwisata ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati mencapai 58,77 persen.
Keberadaan Kereta Cepat WHOOSH turut menjadi magnet baru bagi wisman. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 127.885 kunjungan WNA masuk ke Jawa Barat menggunakan WHOOSH melalui Stasiun Tegalluar, Padalarang, dan Karawang, di mana Stasiun Tegalluar mendominasi 87,85 persen kedatangan.
Baca Juga: Jabar Jadi Percontohan Program Pengurangan Sampah Pangan
Adapun pada Agustus 2026, sebanyak 22.189 kunjungan WNA masuk ke Jawa Barat melalui WHOOSH. Jumlah tersebut naik 23,65 persen secara year on year.
Sementara itu, pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus) di Jawa Barat secara kumulatif (Januari-Agustus 2026) telah mencapai 149,69 juta perjalanan, naik 5,78 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Jumlah perjalanan wisnus periode Januari sampai Agustus 2026 merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama sejak 2021," kata Margaretha, dalam rilis resmi statistik, Kamis (1/10/2026).
Wilayah Bodebek dan Bandung Raya menjadi destinasi terfavorit dengan menguasai 52,41 persen dari total tujuan kunjungan wisnus.
Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Agustus 2026 berada di level 47,99 persen. Secara year on year, tingkat penghunian kamar pada Agustus 2026 naik 5,86 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah




