Akurat Logo

Kasus Keracunan MBG di Batang, Gibran Datang Bawa 4 Pesan Penting

Ayu Rachmaningtyas | 28 September 2026, 10:32 WIB
Kasus Keracunan MBG di Batang, Gibran Datang Bawa 4 Pesan Penting
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bertolak ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026).

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, bertolak ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (28/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang berjalan optimal.

Dalam kunjungannya, Gibran menekankan empat hal utama, yakni memastikan kondisi kesehatan korban, memberikan kepastian kepada keluarga, mempercepat investigasi, serta memperkuat pengawasan keamanan pangan.

“Hari ini saya langsung datang untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat,” kata Gibran.

Gibran meminta seluruh korban yang masih menjalani perawatan mendapatkan pelayanan kesehatan hingga benar-benar pulih.

Sementara korban yang sudah diperbolehkan pulang tetapi kembali mengalami keluhan juga harus tetap memperoleh akses pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan.

Selain itu, pemerintah memastikan biaya pengobatan korban tidak menjadi beban keluarga.

Karena itu, mekanisme pembiayaan diminta berjalan dengan baik di seluruh fasilitas kesehatan yang menangani korban.

Terkait penyebab kejadian, Gibran mengatakan pemeriksaan masih berlangsung. Ia meminta investigasi segera dituntaskan dan hasilnya disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

“Penyebab kejadian masih dalam proses pemeriksaan. Tapi investigasi harus segera dituntaskan dan penyampaian hasil investigasi harus secara transparan, sehingga dapat menjadi pembelajaran bersama,” ujarnya.

Minta Pengawasan Keamanan Pangan Diperkuat

Gibran juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, khususnya dalam aspek keamanan pangan.

Evaluasi mencakup pemenuhan standar higiene, proses dan waktu pengolahan makanan, penyimpanan, distribusi, hingga pengawasan di lapangan.

“Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, standar keamanan pangan harus dipastikan, dan setiap temuan harus segera diperbaiki,” tuturnya.

Baca Juga: Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.