Teruji Tahan Gempa, BNPB Serahkan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana NTT

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur telah menyerahkan tujuh unit hunian sementara (huntara) kepada warga terdampak gempa bumi.
Tujuh unit huntara yang diserahkan berlokasi di Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Manggarai Timur.
BNPB memastikan bahwa huntara yang dibangun terbukti berdiri kokoh dan aman.
Saat gempa susulan berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang Manggarai Timur pada Senin (21/9/2026), huntara tidak mengalami kerusakan sedikit pun.
"Sebagaimana yang terlihat di Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, sebanyak tujuh unit huntara yang telah selesai dibangun secara sempurna terbukti berdiri kokoh, aman, dan tidak mengalami kerusakan sedikit pun. Ketujuh unit huntara tahan gempa ini bahkan telah resmi diserahterimakan kepada warga penerima manfaat yang berhak pada tanggal 21 September 2026," jelas Plt. Kapusdatin dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).
Baca Juga: 98 Resolution Network Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pembangunan huntara merupakan bentuk respons cepat pemerintah untuk memindahkan warga terdampak dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih layak dan manusiawi selama proses penyiapan dan pembangunan hunian tetap (huntap) berlangsung.
Adapun spesifikasi teknis unit huntara yang telah diserahkan berukuran 6x4 meter dengan tiang dan rangka utama dari baja ringan, dinding gipsum, serta atap seng GRC.
"Untuk menunjang kenyamanan dan kelayakan huni warga, setiap unit huntara dirancang lengkap dengan dua pintu (akses masuk dan keluar) serta dua unit jendela yang dilengkapi ventilasi udara memadai," kata Berton.
Berton menjelaskan, rekaman video dan narasi yang menyebut kerangka baja ringan roboh di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, merupakan struktur yang masih berada dalam tahap instalasi awal.
Saat gempa susulan terjadi, kerangka tersebut belum dikunci secara menyeluruh dan fondasinya belum dicor atau disemen, sehingga secara teknis struktur sementara tersebut belum memiliki daya tahan terhadap gaya guncangan horizontal akibat gempa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN






