Akurat Logo

Teruji Tahan Gempa, BNPB Serahkan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana NTT

Moehamad Dheny Permana | 23 September 2026, 16:30 WIB
Teruji Tahan Gempa, BNPB Serahkan Huntara untuk Warga Terdampak Bencana NTT
BNPB bersama Pemkab Manggarai Timur menyerahkan tujuh unit hunian sementara kepada warga terdampak bencana gempa. - Foto: BNPB

AKURAT.CO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur telah menyerahkan tujuh unit hunian sementara (huntara) kepada warga terdampak gempa bumi.

Tujuh unit huntara yang diserahkan berlokasi di Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Manggarai Timur.

BNPB memastikan bahwa huntara yang dibangun terbukti berdiri kokoh dan aman.

Saat gempa susulan berkekuatan Magnitudo 5,3 mengguncang Manggarai Timur pada Senin (21/9/2026), huntara tidak mengalami kerusakan sedikit pun.

"Sebagaimana yang terlihat di Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, sebanyak tujuh unit huntara yang telah selesai dibangun secara sempurna terbukti berdiri kokoh, aman, dan tidak mengalami kerusakan sedikit pun. Ketujuh unit huntara tahan gempa ini bahkan telah resmi diserahterimakan kepada warga penerima manfaat yang berhak pada tanggal 21 September 2026," jelas Plt. Kapusdatin dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, dalam keterangannya, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: 98 Resolution Network Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Pembangunan huntara merupakan bentuk respons cepat pemerintah untuk memindahkan warga terdampak dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih layak dan manusiawi selama proses penyiapan dan pembangunan hunian tetap (huntap) berlangsung.

Adapun spesifikasi teknis unit huntara yang telah diserahkan berukuran 6x4 meter dengan tiang dan rangka utama dari baja ringan, dinding gipsum, serta atap seng GRC.

"Untuk menunjang kenyamanan dan kelayakan huni warga, setiap unit huntara dirancang lengkap dengan dua pintu (akses masuk dan keluar) serta dua unit jendela yang dilengkapi ventilasi udara memadai," kata Berton.

Berton menjelaskan, rekaman video dan narasi yang menyebut kerangka baja ringan roboh di Dusun Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, merupakan struktur yang masih berada dalam tahap instalasi awal.

Saat gempa susulan terjadi, kerangka tersebut belum dikunci secara menyeluruh dan fondasinya belum dicor atau disemen, sehingga secara teknis struktur sementara tersebut belum memiliki daya tahan terhadap gaya guncangan horizontal akibat gempa.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.