Setop Pungli, Pansus DPRD DKI Usul Juru Parkir Minimarket Dilegalkan

AKURAT.CO Praktik pungutan liar di area minimarket menjadi sorotan Panitia Khusus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta.
Pansus mengusulkan agar juru parkir, atau jukir, di minimarket dilegalkan untuk menghentikan pungutan parkir yang selama ini meresahkan konsumen.
Menurut Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Jupiter, legalisasi jukir dapat menjadi jalan tengah bagi pengelola minimarket dan masyarakat.
Para jukir, terutama warga sekitar gerai, dapat dibina oleh Unit Pengelola Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Kami ingin memastikan konsumen mendapatkan rasa aman dan nyaman," kata Jupiter, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Baca Juga: Pramono Pastikan Penertiban Parkir Liar Tak Pandang Bulu, Termasuk Mobil Mewah
Ia menyoroti banyaknya pengaduan masyarakat yang mengaku membayar parkir secara terpaksa. Kondisi itu terjadi meski di area minimarket terpasang papan informasi bertuliskan Parkir Gratis.
Menurut Jupiter, UP Perparkiran dapat menerbitkan surat tugas bagi jukir binaan tanpa pungutan biaya. Dengan begitu, keberadaan jukir di area minimarket dan gerai ritel modern memiliki status yang jelas.
"Dilegalkan," katanya.
Legalisasi tersebut bukan sekadar mengubah status jukir. Pemerintah juga dapat mengawasi ketertiban dan memastikan konsumen memperoleh perlindungan saat menggunakan layanan parkir.
"Ada aspek ketertiban yang bisa diawasi secara terukur. Termasuk adanya asuransi. Kalau ada spion atau motor hilang, ada jaminan yang meng-cover," ujarnya.
Baca Juga: Secure Parking Terapkan Flap Lock, Teknologi Parkir yang Dibawa dari Jepang
Jupiter menilai penataan jukir juga berpotensi menambah pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi parkir. Pendapatan itu dapat kembali digunakan untuk kepentingan masyarakat, antara lain subsidi transportasi, pendidikan, dan kesehatan.
Namun, Jupiter mengatakan, pengelola minimarket tetap dapat mempertahankan konsep parkir gratis. Syaratnya, pengelola harus memastikan tidak ada pungutan liar dan jukir liar yang beroperasi di area gerai.
"Kalau memang mau gratis, ya silakan gratis. Tapi dikomunikasikan dengan warga setempat agar tidak meresahkan masyarakat," ujarnya.
Jupiter meminta pengelola minimarket konsisten dengan kebijakan parkir gratis yang mereka pasang. Tulisan "Parkir Gratis" semestinya tidak berujung pada pungutan di lapangan.
"Jangan pasang tulisan gratis tapi praktiknya tetap ada pungutan," katanya.
Sementara itu, Kepala UP Perparkiran Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Masdess Aroufy, mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti usulan pansus tersebut. Salah satunya dengan kembali mengundang pengelola minimarket untuk membahas penataan parkir.
UP Perparkiran sebelumnya telah mengirim surat kepada pengelola minimarket untuk membahas pembinaan tata kelola perparkiran. Namun, hingga kini belum mendapat respons.
"Beberapa bulan lalu kami sudah bersurat ke dua pihak, Indomaret dan Alfamart," kata Masdess.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina






