Prabowo Perkuat Operasi Karhutla Kalbar, Tambah 1.500 Personel dan 6 Helikopter

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penguatan operasi darat dan udara untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.
Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat penanganan karhutla yang digelar sesaat setelah tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (22/8/2026).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan, Presiden Prabowo menerima laporan terbaru terkait kondisi Karhutla.
Presiden Prabowo meminta penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berfokus langsung pada titik-titik kebakaran.
"Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan," ujar Teddy.
Baca Juga: Prioritaskan Keselamatan Warga dalam Penanganan Karhutla
Untuk memperkuat operasi di darat, pemerintah akan menambah tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan. Ribuan personel tambahan tersebut mulai didatangkan pada Sabtu hingga Minggu pagi.
"Penambahan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan yang akan didatangkan mulai hari ini hingga Minggu pagi," kata Teddy.
Penguatan juga dilakukan dari udara. Pemerintah menambah enam helikopter besar water bombing untuk membantu memadamkan titik-titik api yang sulit dijangkau dari darat.
"Penambahan enam helikopter besar water bombing yang dijadwalkan tiba pada sore hari untuk memperkuat upaya pemadaman," kata Teddy.
Selain itu, pemerintah akan memperbanyak Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya mengendalikan karhutla.
Baca Juga: Presiden Prabowo Tiba di Kalimantan Barat, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla
Penanganan juga difokuskan pada kawasan lahan gambut. Pemerintah akan menambah peralatan pompanisasi dan bor air untuk mengatasi titik panas yang dapat bertahan di bawah permukaan tanah.
"Memperbanyak dan menambah alat pompanisasi dan bor air khususnya pada lahan-lahan gambut sehingga meredam titik panas bawah tanah," kata Teddy.
Presiden Prabowo juga meminta pemerintah daerah memperkuat langkah pencegahan agar Karhutla tidak terus berulang. Pemda diminta tegas dalam menerapkan aturan di wilayah masing-masing.
"Presiden juga menekankan agar Pemerintah Daerah tegas dalam menerapkan aturan di wilayahnya, sekaligus memperkuat langkah-langkah pencegahan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang," ujar Teddy.
Usai memimpin rapat, Presiden Prabowo langsung meninjau lokasi karhutla. Presiden bergerak menuju Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, untuk melihat kondisi lahan yang masih terbakar.
Baca Juga: Tak Hanya Kalimantan, BNPB Perkuat Operasi Udara di Enam Provinsi Prioritas Terdampak Karhutla
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui laporan dan posko, tetapi juga berjalan langsung di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








