Efisiensi Anggaran Alkes Dinkes Jakarta Diharapkan Tak Berdampak ke Puskesmas Pembantu

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta diminta tidak memangkas anggaran alat kesehatan untuk puskesmas dan puskesmas pembantu dalam pembahasan KUA-PPAS. Sebab, kondisi alat kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat kelurahan masih mengkhawatirkan.
Bagi warga di gang-gang sempit dan pelosok kelurahan, puskesmas pembantu bukan sekedar tempat berobat. Fasilitas kesehatan itu menjadi pintu terdekat ketika mereka membutuhkan pertolongan medis.
"Yang mungkin menjadi catatan adalah pengurangan anggaran alat kesehatan," kata Anggota Komisi C DPRD Jakarta, August Hamonangan, saat ditemui di Gedung DPRD Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: Perkuat Industri Alkes Nasional, Saham PRDL Langsung ARA Usai IPO
Menurut August, pengurangan anggaran alat kesehatan mencapai sekitar Rp4,599 miliar. Kebijakan itu berpotensi mempengaruhi ketersediaan alat medis di fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan warga.
Dia mengatakan, rumah sakit umum daerah masih memiliki ruang untuk mengatasi kebutuhan melalui skema Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD. Namun kondisi berbeda terjadi di puskesmas pembantu.
Baca Juga: Kemenkes Salurkan Bantuan Ambulans dan Alkes dari Swasta untuk Sumatera
"Kalau di tingkat puskesmas pembantu, kami khawatir akan kurang mendapat perhatian," ujarnya.
Dia pun meminta pemerintah memastikan pengurangan anggaran tidak menyasar puskesmas pembantu. Fasilitas tersebut memiliki posisi penting karena melayani warga yang tinggal jauh dari rumah sakit atau puskesmas utama.
"Puskesmas pembantu ini lebih dekat dengan masyarakat dan lebih dibutuhkan oleh warga yang ada di pelosok, di gang-gang, dan di tingkat kelurahan," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







