KPN Berdaulat Buka PKPA Angkatan III, Siapkan Calon Advokat Kuasai Teori dan Praktik

AKURAT.CO Komite Pengacara Nusantara (KPN) Berdaulat membuka Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan III untuk mempersiapkan calon advokat menghadapi praktik hukum. Program tersebut memadukan pembelajaran akademik dengan pengalaman praktisi hukum.
PKPA Angkatan III akan berlangsung secara daring melalui Zoom pada 22 Agustus hingga 6 September 2026. Pembelajaran digelar setiap Sabtu dan Minggu pukul 09.00-15.30 WIB.
Presiden KPN Berdaulat, Dr. Rahmad Lubis, S.H., M.H., C.L.A., menjadi bagian dari jajaran penyelenggara kegiatan bersama akademisi dan praktisi hukum.
Program tersebut dirancang tidak hanya memberikan pemahaman mengenai peraturan perundang-undangan, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan menganalisis persoalan hukum, menyusun argumentasi, memahami hukum acara, serta menentukan langkah hukum dalam menghadapi persoalan konkret.
Baca Juga: Pengacara Nadiem Mohon Hakim Banding Periksa Ulang Fakta dan Dua Bukti Kunci
KPN Berdaulat menilai kemampuan memahami teori hukum perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai penerapannya di lapangan. Karena itu, PKPA menghadirkan akademisi, profesor, doktor hukum, advokat, dan praktisi hukum berpengalaman sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Perpaduan perspektif akademik dan praktik tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan peserta dalam melakukan analisis hukum sekaligus menerapkannya dalam konteks profesi advokat.
Selain materi hukum, pendidikan tersebut juga menekankan aspek profesionalisme, kemampuan berpikir kritis, etika, dan integritas. Hal itu dinilai penting mengingat advokat tidak hanya dituntut menguasai norma hukum, tetapi juga mampu memberikan pendampingan dan argumentasi hukum yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Seorang advokat membutuhkan dua kekuatan sekaligus, yakni ketajaman analisis dan kemampuan penerapan,” demikian keterangan dalam publikasi PKPA KPN Berdaulat Angkatan III.
Digelar Online
Pelaksanaan secara daring dipilih untuk memberikan fleksibilitas kepada peserta dari berbagai daerah. Dengan jadwal pada akhir pekan, peserta juga dapat mengikuti pendidikan tanpa harus meninggalkan aktivitas utama pada hari kerja.
Pendaftaran PKPA Angkatan III dibuka pada 24 Juni hingga 20 Agustus 2026. Dalam rangka Promo Spesial Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, biaya pendidikan ditetapkan sebesar Rp1,25 juta.
Peserta dapat melakukan pendaftaran melalui registrasi PKPA KPN Berdaulat Angkatan III.
Persyaratan administrasi yang tercantum dalam publikasi meliputi formulir pendaftaran yang telah diisi dan ditandatangani, fotokopi KTP, fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus, serta bukti pendaftaran dan pembayaran biaya pendidikan.
Baca Juga: KPN Berdaulat Gelar Pengambilan Sumpah Advokat Perdana di Jakarta
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Adv. Aan Sastra, S.H. di nomor 0895-6143-00070.
KPN Berdaulat menyatakan PKPA Angkatan III diarahkan untuk memperkuat kompetensi calon advokat sebelum memasuki dunia profesi. Pendidikan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan tahapan administratif, tetapi turut membentuk kemampuan analitis, profesionalisme, dan integritas calon advokat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







