Menko PMK Pastikan Layanan Kesehatan dan Bantuan Logistik Dikebut untuk Korban Gempa NTT

AKURAT.CO Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, bersama Kepala BNPB, Suharyanto, turun langsung meninjau penanganan korban gempa bumi di RSUD Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (16/8/2026).
Agenda tersebut dilakukan usai menggelar rapat koordinasi bersama jajaran menteri dan pimpinan daerah NTT, dalam rangka pemetaan penanganan korban dan kebutuhan bantuan wilayah terdampak akibat gempa yang terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Pratikno memantau langsung penanganan korban serta kondisi fasilitas kesehatan.
Ia mendapati bahwa kondisi bangunan pascagempa belum memadai untuk memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan penanganan. Bahkan, lonjakan korban luka membuat sejumlah pasien terpaksa mendapatkan perawatan darurat di tenda-tenda.
Merespons kondisi tersebut, Pratikno bergerak cepat mendorong percepatan penyediaan fasilitas medis darurat berupa Rumah Sakit Lapangan. Guna memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan, sekaligus memberikan ruang yang lebih memadai bagi pasien.
Baca Juga: Hadiri Upacara HUT RI di Manggarai Timur, Mendagri Komitmen Percepat Pemulihan Pascagempa NTT
"Karena kondisi rumah sakit kurang memadai dan pasien berada di tenda-tenda, jadi kita sudah berkoordinasi dengan pak menteri kesehatan untuk dibuka Rumah Sakit Lapangan," kata Pratikno, melalui keterangan resmi, Selasa (18/8/2026)
"Alhamdulillah, ini ada lapangan bola yang cukup luas," tambahnya, usai meninjau calon lokasi Rumah Sakit Lapangan di Stadion Golo Dukal, Kabupaten Manggarai.
Menurut Pratikno, keberadaan Rumah Sakit Lapangan di Stadion Golo Dukal menjadi alternatif lokasi yang strategis karena membutuhkan lahan yang luas. Fasilitas ini sangat mendesak untuk segera dioperasikan guna menampung rujukan para pasien dari wilayah yang paling terdampak.
Selain fokus pada pemulihan fasilitas kesehatan, pemerintah juga memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dan pengungsi terpenuhi dengan baik.
Menurut Pratikno, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pengerahan bantuan secara masif melalui kementerian dan lembaga terkait. Termasuk dukungan logistik tambahan berupa puluhan ribu paket sembako.
Baca Juga: Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
"Pak presiden juga perintahkan kepada kementerian untuk memberikan bantuan melalui BNPB, Kementerian Sosial dan lain-lain. Tetapi lebih dari itu, pak presiden juga memberikan tambahan bantuan 50 ribu paket sembako," jelasnya.
Guna memastikan distribusi bantuan dan percepatan pemulihan berjalan efektif, pemerintah pusat yang didukung oleh BUMN seperti Pertamina, PLN, dan Telkom diterjunkan langsung secara sinergis bersama aparat di daerah.
"Harapannya adalah pemerintah pusat full time, full support. Bekerja bersama-sama secara sinergis dengan aparat di daerah untuk menolong warga. Sekaligus kita upaya penyelamatan, layanan kesehatan, kebutuhan dasar yang lain, recovery untuk fasilitas publik dan logistik," jelas Pratikno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat









