Hardiyanto Kenneth Jalani Sidang Etik, Diberi Sanksi Teguran Lisan Keras

AKURAT.CO Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Hardiyanto Kenneth, menjalani sidang etik terkait tindakannya memasuki jalur khusus Transjakarta dan berselisih dengan petugas kepolisian.
Dari sidang tersebut, Kenneth dijatuhi sanksi berupa teguran lisan keras. Keputusan itu diambil setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD Jakarta memanggil dan memeriksa langsung Hardiyanto Kenneth untuk meminta klarifikasi atas insiden yang menjadi perhatian publik.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Jakarta, Yudha Permana, mengatakan, Kenneth mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait dan masyarakat, serta berkomitmen tidak mengulangi tindakan serupa.
Baca Juga: Hardiyanto Kenneth Punya Harta Rp21,27 Miliar dan Utang Rp5 Miliar
"Kami telah memanggil Saudara Kenneth. Yang bersangkutan mengakui kesalahan, telah meminta maaf kepada institusi dan masyarakat, serta berkomitmen agar kejadian seperti ini tidak terulang. BK menjatuhkan sanksi berupa teguran lisan keras," kata Yudha kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).
Dia menegaskan, pemberian sanksi merupakan bagian dari penegakan kode etik anggota DPRD agar setiap wakil rakyat tetap menjaga perilaku, integritas, dan menjadi teladan dalam menaati peraturan yang berlaku.
Secara terpisah, Hardiyanto Kenneth membenarkan dirinya telah memenuhi panggilan Badan Kehormatan dan menyatakan menerima seluruh keputusan yang dijatuhkan kepadanya.
"Saya menerima keputusan Badan Kehormatan berupa teguran keras. Untuk penjelasan lengkap mengenai hasil sidang, silakan disampaikan oleh pimpinan BK," kata Kenneth.
Dia mengakui tindakannya memasuki jalur khusus Transjakarta merupakan sebuah kesalahan yang seharusnya tidak dilakukan oleh siapa pun, termasuk dirinya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta. Insiden tersebut menjadi pelajaran penting agar lebih berhati-hati dalam bersikap dan senantiasa mematuhi aturan lalu lintas.
Baca Juga: Hardiyanto Kenneth Terobos Busway dan Intimidasi Polisi, BK DPRD Jakarta Didesak Ambil Langkah Tegas
"Saya mengakui telah melakukan kesalahan karena memasuki jalur busway. Peristiwa ini menjadi pembelajaran berharga agar saya bisa bertindak lebih baik ke depannya," ujarnya.
Dia juga kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik yang muncul akibat insiden tersebut. Menurutnya, persoalan dengan pihak kepolisian telah diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan kedua belah pihak telah saling memaafkan.
"Saya meminta maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Persoalan yang sempat terjadi sudah diselesaikan secara damai. Ke depan saya akan menjadikan pengalaman ini sebagai evaluasi untuk memperbaiki diri," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







