MoU MBG di Bogor Resmi Diteken, Ribuan Siswa Siap Nikmati Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Upaya meningkatkan kualitas gizi pelajar kembali diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bogor.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pemenuhan nutrisi siswa secara berkelanjutan.
Penandatanganan MoU dilakukan antara Yayasan Future Farmers Indonesia dan Yayasan Pembina Haji Bogor (YPHB), bersama perwakilan delapan Satuan PAUD Sejenis (SPS) di wilayah Cibuluh.
Kegiatan yang digelar pada 9 April 2026 tersebut turut disaksikan unsur Dinas Pendidikan serta aparat setempat.
Melalui kerja sama ini, layanan penyediaan makanan sehat bagi peserta didik akan dijalankan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibuluh #013 yang berada di bawah naungan Yayasan Future Farmers Indonesia.
Perwakilan Yayasan Future Farmers Indonesia, Baskoro Soenardhi, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada distribusi makanan.
Menurutnya, program juga dirancang untuk memastikan kualitas gizi, ketepatan waktu distribusi, serta transparansi pelaksanaan.
“Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesehatan dan kemampuan belajar siswa. Dengan asupan gizi yang lebih baik, konsentrasi dan prestasi akademik peserta didik juga akan meningkat,” ujar Baskoro, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Liverpool Wajib Comeback Lawan PSG, Virgil Van Dijk Ingatkan Kesuksesan Kalahkan Barcelona 2019
Ia menjelaskan, standar makanan yang diberikan mengacu pada ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN), sehingga kualitas nutrisi siswa tetap terjaga sesuai regulasi yang berlaku.
Baskoro menambahkan, seluruh siswa di lingkungan YPHB dan delapan SPS di Cibuluh diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari program tersebut, terutama untuk menunjang aktivitas belajar sehari-hari.
Kerja sama ini dinilai menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi non-profit dalam mempercepat implementasi program pemerintah.
Model kolaborasi semacam ini dianggap efektif untuk memperluas jangkauan kebijakan publik hingga ke tingkat sekolah.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Pangan Indonesia Sehat, Yustinus Elias Mau, menyebut dapur SPPG Cibuluh #013 berpotensi menjadi percontohan di Kota Bogor dalam penyediaan makanan bergizi gratis.
Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya melayani siswa sekolah, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah tersebut.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan.
Pemerintah menempatkan pemenuhan gizi anak sebagai fondasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Dengan dimulainya implementasi program ini di Bogor, diharapkan inisiatif serupa dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.
Langkah tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap gizi yang layak demi masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Respon Soal Motor Listrik Bagi SPPG, Purbaya: Tak Ada Belanja Baru untuk APBN 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 6Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat









