KKP Diminta Beri Hadiah Lebaran ke Nelayan Kecil di Jakarta Lewat Kebijakan VMS

AKURAT.CO Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diminta untuk memberi perhatian kepada nelayan kecil di pesisir Jakarta, menjelang Ramadan. Sebab, kelompok ini membutuhkan perhatian khusus terkait distribusi pangan agar tidak terpinggirkan.
Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menilai kebijakan pangan dan kelautan harus benar-benar berpihak pada rakyat kecil. Untuk itu, KKP diminta memberikan hadiah lebaran bagi nelayan kecil melalui kebijakan Vessel Monitoring System (VMS).
"Kami mengimbau KKP memberikan hadiah lebaran kepada nelayan kecil melalui kebijakan VMS," kata Rio kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Pemerintah Percepat Pembangunan Kampung Nelayan dan Konsolidasi Industri Perkapalan Nasional
Menurutnya, kebijakan VMS menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Oleh karena itu, dia mendorong agar sebagian PNBP 2025 dikembalikan dalam bentuk bantuan pemasangan VMS bagi nelayan kecil.
Senada dengan Rio, Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Ismail, menilai semakin banyak nelayan menggunakan VMS, maka semakin besar potensi penerimaan negara dari sektor perikanan.
Baca Juga: Seskab Teddy Terima Wakil Panglima TNI, Bahas MBG hingga Kampung Nelayan
Dia juga menyoroti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2026. Dia meminta pemerintah memperluas titik GPM terutama di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Tolonglah titik GPM diperbanyak di daerah masyarakat yang dirundung duka," kata Politikus PKS itu.
Sebelumnya, ID Food akan menggelar GPM di 420 titik di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadan 2026. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan akses pangan tetap terbuka bagi kelompok rentan, termasuk nelayan kecil di pesisir Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa






