YIPB dan Grab-OVO Perketat Standar Keamanan Program MBG untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Banten

AKURAT.CO Yayasan Inklusi Pelita Bangsa (YIPB) bersama Grab-OVO melakukan inspeksi berkala untuk memastikan standar keamanan dan kualitas gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai swasta.
Program ini menyasar anak-anak berkebutuhan khusus di Provinsi Banten.
Inspeksi dilakukan di beberapa titik, mulai dari mitra UMKM Omah Kulina untuk meninjau kebersihan dapur, ke Sekolah Khusus (SKh) Assalam 01 dan 02 sebagai penerima manfaat, hingga ke MBG Command Center di kantor GrabSupport, Jakarta Selatan.
Sejak diluncurkan pada April 2025, program MBG Swasta ini telah menjangkau 18 sekolah khusus negeri dan swasta di lima kota/kabupaten di Banten, melibatkan 12 UMKM serta dapur kantin sekolah, dan melayani lebih dari 2.200 siswa dan guru.
Ketua Pelaksana Harian YIPB, Cahaya Manthovani, menegaskan program ini merupakan sinergi konkret sektor publik dan swasta.
“Generasi anak berkebutuhan khusus memerlukan asupan gizi yang aman dan sesuai kebutuhan. Karena itu, kami menerapkan tata kelola digital end-to-end serta menggandeng Dinas Kesehatan dan Pendidikan di daerah,” ujarnya, Kamis (2/10/2026).
Baca Juga: Usai Bungkam Bangkok United, 5 Pemain Persib Pamitan Bertarung di Kualifikasi Piala Dunia
Program ini melibatkan pendampingan intensif, mulai dari pemeriksaan dapur UMKM, pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga edukasi gizi dan alergi makanan bagi siswa.
Ketua Pembina YIPB, Maya Miranda Ambarsari, menambahkan inisiatif ini dapat menjadi model pelengkap bagi program MBG pemerintah.
“Gotong royong pihak swasta dengan teknologi digital bisa mendukung program strategis nasional di bidang gizi dan ketahanan pangan. Kami ingin program ini replikatif dan berkelanjutan demi masa depan anak-anak berkebutuhan khusus,” jelasnya.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyebut program MBG dibangun di atas tiga pilar utama: pemanfaatan teknologi untuk distribusi transparan dan real-time, penerapan protokol gizi dan keamanan berdasarkan standar nasional, serta pemberdayaan UMKM dan kantin sekolah untuk memperkuat dampak ekonomi lokal.
Inspeksi ini juga dihadiri Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra dan Director ID Commercial, Strategic Partnership & Multimoda Grab Indonesia, Kertapradana.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperketat prosedur pengawasan agar program MBG Swasta berjalan aman, transparan, dan memberi manfaat berlapis bagi siswa maupun UMKM lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang









