Reda Manthovani dan Ribuan Disabilitas Pecahkan Rekor MURI, Gaungkan Semangat Inklusi Nasional

AKURAT.CO Tokoh relawan disabilitas nasional sekaligus Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, tampil bersama lebih dari 5.000 peserta dalam acara jalan sehat dan senam bersama merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung.
Acara yang diikuti oleh ribuan penyandang disabilitas dari berbagai daerah itu mencetak rekor nasional dan mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rekor yang dicatat adalah "Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas Terbanyak", menjadikan momen ini bukan hanya ajang kebersamaan, tetapi juga simbol kuat solidaritas, inklusivitas, dan pengakuan terhadap perjuangan komunitas disabilitas di tanah air.
Acara ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, didampingi Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Dalam sambutannya, Reda Manthovani menyampaikan rasa syukur dan haru atas momen bersejarah ini.
“Saya merasa terhormat bisa berada di tengah ribuan sahabat penyandang disabilitas. Momen ini bukan hanya selebrasi, tetapi juga pernyataan sikap bahwa semua warga negara punya hak yang sama untuk dirayakan, dihargai, dan didukung,” ujar Reda, Selasa (20/5/2025).
Baca Juga: TUGU Catat Kenaikan Hasil Jasa Asuransi Jadi Rp228 Miliar Usai Terapkan PSAK 117
Dalam acara tersebut, MURI juga memberikan penghargaan kepada Reda Manthovani sebagai Tokoh Relawan Disabilitas Nasional atas dedikasinya yang berkelanjutan dalam memperjuangkan hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas.
“Penghargaan ini saya terima sebagai pengingat bahwa perjuangan kita belum selesai. Ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk seluruh komunitas disabilitas di Indonesia yang terus menginspirasi,” tutur Reda.
Ia menegaskan pentingnya mengubah keberpihakan terhadap kelompok disabilitas dari sekadar wacana menjadi aksi nyata.
"Bangsa yang hebat adalah bangsa yang tidak membiarkan siapa pun tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ucapnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat inklusif yang merangkul semua lapisan.
Reda berharap acara serupa bisa menjadi pemantik semangat nasional dalam memperjuangkan keadilan sosial.
Diketahui, Reda Manthovani selama ini dikenal aktif dalam isu disabilitas.
Baca Juga: Bansos BLT Cair Rp400 Ribu di Bank BNI dan Mandiri, Begini Cara Cek Mudahnya di Link Resmi!
Pada 2024, ia dipercaya sebagai Chef de Mission kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia untuk ajang Paralimpiade Paris.
Penghargaan MURI yang ia terima menjadi pengakuan penting tidak hanya atas kontribusi pribadi, tetapi juga sebagai penegasan bahwa perjuangan kelompok disabilitas harus menjadi bagian integral dari narasi kebangsaan Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







