Taman Anak Sejahtera Jakarta, Tempat Anak Kurang Mampu Dapat Pendidikan dan Kesejahteraan

AKURAT.CO Taman Anak Sejahtera Jakarta, siap memberikan harapan baru bagi anak-anak kurang mampu.
Sebagai bagian dari program 100 hari quickwin yang dicanangkan Pramono Anung - Rano Karno, taman ini bertujuan memberikan layanan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai daycare bagi anak-anak yang membutuhkan, dengan fasilitas pendidikan, permainan edukatif, dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari, termasuk seragam sekolah.
Baca Juga: Pramono Luncurkan Taman Anak Sejahtera, Target Hadirkan di Tiap Kecamatan
"Program ini memang spesial. Anak-anak yang masuk ke Taman Anak Sejahtera mendapatkan pendidikan dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari mulai dari makan, minum, hingga seragam sekolah. Ini adalah bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Jakarta," kata Premi Lasari, pada acara peluncuran Taman Anak Sejahtera di Kebon Bawang, Jakarta Utara, Senin(5/5/2025).
Namun, dia menegaskan tidak semua anak bisa masuk ke Taman Anak Sejahtera. Hanya anak-anak yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang memenuhi syarat untuk mendapatkan fasilitas ini.
Program ini secara khusus menyasar mereka yang berada dalam garis kemiskinan, dengan tujuan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik melalui pendidikan dan asupan gizi yang layak.
"Tidak semua orang bisa masuk ke sini karena memang semua mendapat, ini adalah tujuan untuk program pengentasan kemiskinan salah satunya," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







