Parkir Liar Semrawut Bikin Kemacetan di Jakarta Makin Parah

AKURAT.CO Maraknya parkir liar yang semakin semrawut, membuat kemacetan di Jakarta semakin parah. Terutama, di sejumlah ruas jalan utama.
Parkir liar memiliki kecenderungan mengurangi kapasitas jalan. Oleh sebab itu, dia mendorong langkah tegas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menertibkan parkir liar di Ibu Kota.
"Parkir di badan jalan itu harusnya dihilangkan karena dapat mengurangi kapasitas jalan," kata Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno, saat dihubungi Akurat.co di Jakarta, Jumat (14/1/2025).
Menurutnya, kendaraan yang semrawut di sepanjang trotoar, bahu jalan dan putaran balik menjadi pemicu arus lalu lintas menjadi tersendat. Minimnya petugas juga membuat titik kemacetan semakin bertambah.
Baca Juga: Pemprov Kerahkan Dishub dan Satpol PP Bantu Urai Kemacetan di Jakarta
"Di beberapa lokasi, kendaraan yang diparkir sembarangan tidak hanya mengurangi satu jalur, tetapi juga menghambat mobilitas kendaraan lain yang sudah padat," ujarnya.
Sementara itu, pengguna jalan Siti (35) mengeluhkan kondisi tersebut. Dia mengatakan, kemacetan saat jam sibuk membuat mobilitas sangat menguras energi dan waktu.
"Setiap pagi dan sore, jalanan jadi makin macet. Terutama di sekitar pusat perbelanjaan dan kantor, banyak banget kendaraan yang parkir sembarangan," ungkap Siti salah satu pengendara yang rutin melintas di kawasan Tanah Abang-Thamrin.
Pengguna jalan lainnya, Arief menyoroti keberadaan petugas yang seolah tak berkutik dalam menata parkir liar. Dia menilai, tindakan petugas dirasa belum maksimal dalam menanggulangi masalah ini.
Meskipun ada razia, banyak kendaraan yang kembali parkir di tempat yang dilarang setelah beberapa waktu. "Sering melihat petugas hanya menindak beberapa mobil saja, motornya enggak, padahal masalah parkir liar ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas," kata Arif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







