DPRD DKI Bakal Bantu BPK Soroti Pengelolaan Aset Pemprov Jakarta Rp604,2 Triliun

AKURAT.CO DPRD DKI Jakarta akan ikut bekerja menyelesaikan persoalan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Rp604,2 triliun, yang disorot oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Diketahui, BPK menemukan masalah serius terkait pengamanan aset, termasuk hilangnya dokumen dan penguasaan oleh pihak ketiga di 22 Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, memastikan pembahasan masalah aset milik Pemprov merupakan agenda utama dan diprioritaskan pada periode 2024-2029. Menurutnya, aset tetap tersebut perlu mendapat perhatian serius agar bisa dimaksimalkan untuk kepentingan pembangunan kota Jakarta.
Dia pun meminta 106 anggota DPRD DKI Jakarta baru, untuk ikut bekerja menyelesaikan persoalan aset milik Pemprov DKI Jakarta. Tujuannya, agar aset-aset dimaksud bisa bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan kota.
Baca Juga: Temui Heru Budi Hartono, KPUD Jakarta Minta Kisi-kisi Program Pemprov untuk Materi Debat Cagub
"Kami akan memberikan perhatian serius terhadap masalah pengelolaan aset ini dalam rapat pembahasan yang akan datang," kata Wibi dalam keterangan tertulis, Jumat (27/9/2024).
Dia menyatakan, aset tetap milik Pemprov DKI Jakarta sudah seharusnya dikelola dengan baik. Sehingga, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Jakarta. Terlebih lagi, Jakarta akan menjadi kota bisnis berskala global.
"Pemerintah daerah harus memastikan pembangunan ekonomi yang inklusif agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari kajian kota," ujarnya.
Menurut Wibi, masalah pengelolaan aset tetap di Jakarta selalu menjadi perhatian. Terlebih, setiap pemeriksaan oleh BPK, pengelolaan aset selalu menjadi catatan terhadap laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta.
"Tetapi kita bersama Pemprov DKI Jakarta terus berupaya memperbaiki pengelolaan aset. Memang tidak mudah karena nilai asetnya besar, tetapi kita tetap terus menatanya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








