Implementasi Program Sosialnya, GAMA NTB Santuni Anak Yatim dan Duafa di Lombok Tengah

AKURAT.CO Relawan Ganjar-Mahfud (GAMA) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimplementasikan salah satu program sosialnya untuk membantu masyarakat prasejahtera.
Minggu (7/1/2024), mereka menggelar santunan anak yatim dan duafa di Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Aksi ini diinisiasi oleh Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) yang juga merupakan bagian dari relawan Ganjar-Mahfud NTB.
Muhammad Ali Hidayat, relawan Ganjar-Mahfud NTB sekaligus koordinator wilayah Hisnu NTB mengatakan, kegiatan tersebut adalah pengejawantahan dari misi Ganjar-Mahfud yang ingin memberantas kemiskinan.
Baca Juga: Persaingan Kian Ketat, Lazada Dikabarkan PHK 30 Persen Karyawan
"Ini adalah suatu bentuk kepedulian relawan Ganjar-Mahfud terhadap anak-anak fakir miskin, anak terlantar, dan perlu diperhatikan oleh pemerintah ke depan. Ini bentuk pengejawantahan Ganjar Mahfud siap memberantas kemiskinan untuk Indonesia unggul ke depan," jelasnya.
Relawan juga turut mengajak anak-anak yatim dan duafa untuk mendoakan kelancaran pasangan Ganjar-Mahfud menjadi presiden dan wakil presiden. Berkumpul dalam satu aula besar, mereka nampak khusyuk saat berdoa.
Mereka juga berdoa agar program-program yang dicanangkan Ganjar-Mahfud bisa segera diimplementasikan di wilayah Lombok.
Baca Juga: Oknum Fansite Asal Korea Selatan Rusuh di GDA 2024 Acungi Jari Tengah Hingga Banting Staf Bertugas
Salah satu program tersebut ialah penggajian pada guru ngaji. Ali menyebut, program tersebut sangat cocok diterapkan di Lombok yang juga memiliki julukan Pulau Seribu Masjid.
"Ini jadi magnet. Lombok ini (pulau) seribu masjid. Lombok ini gudang ilmu, pondok pesantren dari yang kecil sampai yang besar ada di sini. Inilah program paling tepat Pak Ganjar untuk guru-guru ngaji yang selama ini kurang diperhatikan," ujar Ali.
"Insyaallah Pak Ganjar-Mahfud akan menggaji guru-guru ngaji, ustaz-ustaz, penjaga musala dan masjid, gur-guru madrasah, insyaallah di bawah kepemimpinan Pak Ganjar akan digaji dengan layak. Indonesia lebih sejahtera," sambungnya.
Baca Juga: Simak Daftar Aktifitas yang Harus Dilakukan untuk Berhenti Merokok
Selain penggajian guru ngaji, beberapa program lainnya yang dia harap bisa diterapkan segera adalah satu keluarga satu sarjana dan KTP SAKTI.
"Masyarakat NTB selalu mengidamkan program unggulan Pak Ganjar seperti satu keluarga satu sarjana dan KTP sakti yang bikin warga tidak ribet," katanya.
Salah satu warga, Marhamah menyambut baik digelarnya kegiatan sosial ini. Dia menyebut, bantuan dari relawan sangat bermanfaat nyata untuk warga prasejahtera di desanya.
"Bermanfaat banget, karena sangat membantu anak-anak di sini, terutama anak yatim, kaum duafa, dan fakir miskin," ucapnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata









