Asal-usul Nama Garut, Berawal Dari Salah Pengucapan Orang Belanda

AKURAT.CO Garut dikenal sebagai kota yang memiliki jenis domba dan dodol yang cukup terkenal. Namun, di samping itu terdapat asal-usul nama Garut yang unik.
Secara letak geografis, Garut berlokasi dekat dengan Bandung, yang merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat. Karena itu, Garut memiliki peran yang signifikan sebagai daerah penyangga dan hinterland untuk Bandung Raya.
Sebagaimana yang diungkapkan dalam situs resmi Kabupaten Garut, sejarah Garut dimulai dari pembubaran Kabupaten Limbangan pada tahun 1811 oleh Daendels.
Asal-usul Nama Garut
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Garut, Rabu (6/9/2023), asal-usul nama Garut ternyata cukup unik, dikarenakan berasal dari kesalahan pengucapan.
Adipati Adiwijaya, Bupati Limbangan (1813-1831), Adipati Adiwijaya dahulu membentuk sebuah komite untuk mencari lokasi yang cocok sebagai ibu kota Kabupaten Limbangan.
Dalam upaya pencarian tersebut, anggota komite menemukan sebuah telaga kecil yang tersembunyi di tengah semak belukar berduri. Saat menjalani pencarian ini, salah satu anggota komite mengalami luka sayatan atau 'kakarut' dalam bahasa Sunda akibat terkena duri.
Dalam rombongan tersebut, ada juga seorang penduduk Eropa yang melihat tangan anggota komite yang terluka dan bertanya mengapa dia berdarah. Orang yang terluka menjawab bahwa tangannya kakarut.
Orang Eropa tersebut mencoba menirukan kata 'kakarut' dengan logat yang kurang fasih, sehingga katanya terdengar seperti 'gagarut'.
Sejak saat itu, mereka menamai tanaman berduri yang ditemukan sebagai 'Ki Garut' dan telaga yang mereka temukan sebagai 'Ci Garut'. Wilayah sekitar telaga ini kemudian dikenal dengan sebutan Garut.
Pada akhirnya, Bupati Kabupaten Limbangan, Adipati Adiwijaya menyetujui penggunaan nama Garut sebagai ibu kota Kabupaten Limbangan. Garut dipilih sebagai ibu kota Kabupaten Limbangan karena daerah ini memiliki tanah yang subur, dilintasi oleh sumber mata air, dan menawarkan pemandangan alam yang indah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




