Akurat

Meriahnya Nikah Bareng HUT Kota Jogja ke-264, 4 Pasangan Nikah Naik Sepeda

| 8 Oktober 2020, 17:15 WIB
Meriahnya Nikah Bareng HUT Kota Jogja ke-264, 4 Pasangan Nikah Naik Sepeda

AKURAT.CO, Dunia khususnya Indonesia masih dilanda pandemi COVID-19 yang tiap hari bertambah jumlah korbannya. Pandemi tersebut juga termasuk di Yogyakarta di mana masih banyak masyarakat yang kurang mematuhi protokol kesehatan yang diberikan pemerintah.

Hal ini berdampak pula terhadap ritual budaya dan perekonomian di Indonesia khususnya industri pariwisata dan industri wedding. Jika tidak segera dilakukan langkah–langkah yang konkret dampaknya akan makin besar.

Oleh karena itu bersinergi dengan program pemerintah terhadap penanggulangan wabah virus corona, juga membantu masyarakat yang tidak mampu untuk dapat menikah sekaligus dengan mengampanyekan program 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) dalam kehidupan tatanan baru (normal baru), maka diadakanlah Nikah Bareng 3 M sekaligus ikut menyemarakkan momentum HUT Kota Yogyakarta ke-264.

Acara yang bertema 'Manten Bergerak 3 M, Ditengah Pandemi Untuk Indonesia' ini persembahan dari FORTAIS (Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon, Bantul dan KUA Kotagede Yogyakarta didukung Pemerintah Kota Yogyakarta, Puluhan MUA (make up artist), Latifa Jewerly, Novi Bambu 1719, ASMINDO Komda DIY, Hotel BIFA, Taman Bunga Kotagede, Fotografer , Sekarung Dekor, Java Videotron, Pita Biru Production beserta beberapa pihak.

Kamis (8/10), tidak seperti biasanya, acara nikah bareng yang biasa dihadiri banyak orang, kali ini digelar sederhana hanya terbatas beberapa panitia dan orang tua pengantin terkait sesuai dengan SOP Protokol Kesehatan.

Prosesi diawali dengan  kirab manten naik sepeda masing – masing dari hotel Bifa menuju ke KUA Kotagede diiringi oleh Camat Kotagede dan jajaran Muspika. Sesampai lokasi dilakukan pengecekan suhu tubuh, pemakaian handsanitizer (cuci tangan) semua yang hadir termasuk pengantin dan petugas yang dilakukan oleh tim Puskesmas Kotagede bersama Pol PP, Polisi dan TNI.

Dokumen Nikah Bareng

Selanjutnya dua pasang calon pengantin langsung memasuki halaman KUA Kotagede yang telah disulap menjadi pelaminan dan dua pasang lainnya menunggu di Pendopo Kecamatan Kotagede.

Sebelum prosesi ijab kabul sebagai tanda tetap semangat dalam menghadapi pandemi saat ini, hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan acara diawali sambutan ketua panitia Nikah Bareng Nasional RM. Ryan Budi Nuryanto, SE.

Acara dibuka sambutan Wali Kota Yogyakarta yang diwakili oleh Asisten KESRA Setda Kota Yogyakarta H. Sisruwadi, SH.MKn dilanjutkan prosesi ijab oleh Kepala KUA Kotagede, Setyo Purwadi S,Ag dengan saksi nikah Asisten KESRA Setda Kota Yogyakarta, Camat Kotagede Rajwan Taufiq, S.I.P,M.Si., dan Ketua FORTAIS & Nikah Bareng Nasional RM. Ryan Budi Nuryanto, SE beserta jajaran Muspika Kotagede dan ditutup dengan do’a untuk manten dan keselamatan Indonesia .

Prosesi launcing Nikah Bareng 3 M ini dilakukan ijab bergantian dengan manten, saksi dan penghulu di atas sepeda dengan mahar seperangkat alat salat dan masker 264 buah (sesuai angka HUT Jogja) dengan manten yang nikahkan ada empat pasang yaitu;

Sri Wulandari (50th), Gondokusuman, Jogja, &  Ariasta Putra Hendarta (25 th), Kotagede,Yogyakarta

Maimunah (51 th) , Pakualaman, Jogja, dan Savana Ardi Hudaya (42 th), Umbulharjo, Yogyakarta

Ani Rohayati (31 th), Caturharjo, Sleman dan Awal Ahmadi (45 th), Tempel, Sleman

Ambar Eknosari (27 th), Ponjong, Gunungkidul dan Sukoco (32 th), Playen, Gunungkidul 

Acara ini gratis dan full fasilitas dari biaya nikah, mahar unik, cincin kawin tematik dengan tulisan aksara jawa, rias/baju pengantin, dokumentasi dan bulan madu. Acara ijab kabul dikemas unik.

Dokumen Nikah Bareng

Pertama di Indonesia dan dunia karena para calon pengantin berolahraga dahulu dengan naik sepeda dengan tetap mematuhi protokol kesehatan menuju ke KUA Kotagede sejauh 500 meter dan yang menjadi mahar pernikahan adalah seperangkat alat salat dan masker sejumlah 264 buah (sesuai dengan HUT Kota Yogyakarta).

Setelah pernikahan masker tersebut langsung dibagikan dengan bersepeda berkeliling sejauh 2 km bersama jajaran Muspika Kotagede di wilayah Kotagede sebagai komitmen mereka menjadi Duta Protokol Kesehatan di masyarakat dan kehidupan berumah tangga. 

Para pengantin tampak antusias mengayuh sepeda sambil berhenti di beberapa titik untuk membagikan masker kepada para pedagang, pemakai jalan dan sebagainya.

Ketua Golek Garwo FORTAIS Sewon & Nikah Bareng Nasional RM. Ryan Budi Nuryanto, SE menegaskan dengan pernikahan ini dapat mencegah klaster keluarga dengan disiplin protokol kesehatan dan menciptakan keluarga baru yang berkarakter Indonesia yang menjadi Duta Protokol Kesehatan.

"Kita bersama-sama saling mengingatkan, saling menjaga dan saling menguatkan dimulai dari lingkungan keluarga kita, sadar akan bahaya penyebaran covid-19 kalau tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah diatur oleh Pemerintah. Nikah Bareng kali ini adalah serie ke-6 yang digelar di tengah Pandemi untuk meringankan beban masyarakat untuk menikah sesuai dengan protokol kesehatan. Kami juga menyatukan tekad bersama 8500 pasang Alumni Golek Garwo dan Nikah Bareng untuk mengampayekan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) dalam kehidupan tatanan baru (normal baru) ini," jelas Ryan Budi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.