Akurat Logo

Prediksi Skor Inter vs Shakhtar 22 Oktober 2026: Nerazzurri Dibayangi Tren Buruk di Eropa

Idham Nur Indrajaya | 20 Oktober 2026, 19:42 WIB
Prediksi Skor Inter vs Shakhtar 22 Oktober 2026: Nerazzurri Dibayangi Tren Buruk di Eropa
Prediksi Inter vs Shakhtar 22 Oktober 2026: simak prediksi skor 2-1, head to head, starting XI, dan jadwal live streaming Liga Champions. - Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Inter Milan menghadapi ujian penting saat menjamu Shakhtar Donetsk pada matchday 3 Liga Champions 2026-2027. Setelah menelan dua kekalahan beruntun, Nerazzurri membutuhkan kemenangan di San Siro untuk menjaga peluang bersaing di fase liga. Namun, Shakhtar datang dengan modal empat poin dan performa yang lebih stabil. Prediksi skor Inter vs Shakhtar mengarah pada kemenangan tipis tuan rumah dengan skor 2-1, meski pertahanan Inter masih menjadi titik rawan.

Pertandingan Inter vs Shakhtar dijadwalkan berlangsung di Stadio Giuseppe Meazza atau San Siro pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB. Laga ini dapat disaksikan melalui live streaming Vidio.

Inter memiliki keuntungan berupa dukungan suporter dan rekor pertemuan yang mengesankan melawan wakil Ukraina tersebut. Akan tetapi, performa Shakhtar dalam beberapa pertandingan terakhir membuat tuan rumah tidak bisa menganggap kemenangan sebagai hasil yang mudah diraih.

Inter diprediksi mengalahkan Shakhtar Donetsk dengan. Keuntungan bermain di kandang, kebutuhan mendesak untuk meraih poin, serta catatan pertemuan yang berpihak kepada Nerazzurri menjadi alasan utama di balik prediksi tersebut.

Meski demikian, peluang Shakhtar untuk mencetak gol cukup terbuka. Tim asuhan Arda Turan itu belum terkalahkan dalam dua pertandingan Liga Champions musim ini dan mampu menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal.

Performa Inter Milan: Menang di Serie A, Terpuruk di Liga Champions

Inter memasuki pertandingan ini dengan situasi yang cukup kontras. Di kompetisi domestik, mereka mampu kembali memimpin klasemen Serie A setelah mengalahkan Bologna dengan skor 3-1 pada 17 Oktober 2026.

Kemenangan tersebut menjadi modal positif bagi tim asuhan Cristian Chivu. Inter memperlihatkan bahwa lini serang mereka masih mampu menghasilkan gol, sekaligus menjaga persaingan di papan atas kompetisi domestik.

Namun, situasi berbeda terlihat di Liga Champions. Inter kalah 1-2 dari Real Madrid pada pertandingan pembuka sebelum takluk 3-4 dari Club Brugge di San Siro.

Dua kekalahan itu membuat Inter belum mengumpulkan satu poin pun dari dua pertandingan fase liga. Mereka juga sudah kebobolan tujuh gol, sebuah catatan yang menunjukkan bahwa persoalan pertahanan perlu segera diselesaikan.

Kekalahan dari Club Brugge terasa semakin menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri. Inter sebenarnya mampu mencetak tiga gol, tetapi produktivitas tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan.

Situasi ini memperlihatkan persoalan yang lebih mendasar: Inter tidak hanya membutuhkan ketajaman di depan gawang, tetapi juga keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Jika terlalu banyak pemain maju membantu serangan, Shakhtar berpeluang memanfaatkan ruang di belakang lini pertahanan.

Baca Juga: Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions

Baca Juga: Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam

Lima pertandingan terakhir Inter Milan

Berikut hasil lima pertandingan terakhir Inter berdasarkan narasi yang tersedia:

  • 17 Oktober 2026: Bologna 1-3 Inter Milan.

  • 14 Oktober 2026: Inter Milan 3-4 Club Brugge.

  • 10 Oktober 2026: Inter Milan 3-0 Parma.

  • 3 Oktober 2026: Inter Milan 2-0 Lumezzane.

  • 19 September 2026: AS Roma 2-2 Inter Milan.

Inter mencatatkan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan tersebut. Catatan ini memperlihatkan bahwa mereka masih memiliki kemampuan mencetak gol dan meraih hasil positif.

Akan tetapi, kekalahan dari Club Brugge menunjukkan bahwa performa bagus di kompetisi domestik tidak otomatis terbawa ke Liga Champions. Menghadapi Shakhtar, Inter perlu membuktikan bahwa mereka mampu menjaga konsentrasi selama 90 menit, terutama ketika lawan mendapatkan kesempatan melakukan transisi cepat.

Performa Shakhtar Donetsk: Lebih Stabil Menjelang Lawatan ke San Siro

Shakhtar Donetsk datang ke Milan dengan kondisi yang relatif lebih baik. Wakil Ukraina tersebut mengoleksi empat poin dari dua pertandingan pertama Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven dan mengalahkan AEK Athena dengan skor 3-1.

Hasil melawan AEK memperlihatkan salah satu kelebihan Shakhtar, yakni kemampuan merespons situasi sulit. Mereka mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dahulu, kemudian mengamankan kemenangan melalui gol Pedrinho, Vinicius Tobias, dan Gleiker Mendoza.

Kemampuan tersebut patut diperhatikan Inter. Jika tuan rumah gagal mencetak gol lebih awal atau justru kebobolan terlebih dahulu, Shakhtar memiliki modal untuk tetap bermain dengan kepercayaan diri.

Performa domestik Shakhtar juga mendukung optimisme mereka. Tim asuhan Arda Turan mengalahkan Kolos Kovalivka dengan skor 2-1 pada 17 Oktober 2026 dan masih memimpin klasemen Liga Primer Ukraina.

Berdasarkan narasi yang tersedia, Shakhtar bahkan belum terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan ini menunjukkan konsistensi yang bisa menjadi tantangan serius bagi Inter.

Lima pertandingan terakhir Shakhtar Donetsk

  • 17 Oktober 2026: Shakhtar Donetsk 2-1 Kolos Kovalivka.

  • 15 Oktober 2026: Shakhtar Donetsk 3-1 AEK Athena.

  • 9 Oktober 2026: Veres-Rivne 0-3 Shakhtar Donetsk.

  • 2 Oktober 2026: Shakhtar Donetsk 3-0 Kryvbas.

  • 20 September 2026: Shakhtar Donetsk 3-0 LNZ Cherkasy.

Shakhtar menyapu bersih lima pertandingan tersebut dengan kemenangan. Mereka mencetak 14 gol dan hanya kebobolan dua kali.

Statistik itu memperlihatkan efektivitas serangan sekaligus solidnya pertahanan Shakhtar dalam rangkaian pertandingan tersebut. Meski lawan dan tingkat persaingannya berbeda, performa ini menjadi alasan mengapa Inter tidak boleh hanya mengandalkan reputasi dan keuntungan kandang.

Kendati demikian, Shakhtar juga memiliki kelemahan historis ketika menghadapi klub Italia. Mereka belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan melawan tim-tim dari negara tersebut. Catatan ini tidak menentukan hasil laga di San Siro, tetapi menjadi salah satu tantangan yang perlu mereka atasi.

Head to Head Inter vs Shakhtar: Nerazzurri Belum Pernah Kalah

Inter memiliki rekor pertemuan yang menguntungkan saat menghadapi Shakhtar Donetsk. Berdasarkan narasi pertandingan, kedua tim telah bertemu tujuh kali dengan hasil tiga kemenangan untuk Inter dan empat hasil imbang.

Inter juga hanya kebobolan satu gol dalam tujuh pertemuan tersebut. Catatan ini memperlihatkan bahwa Nerazzurri secara historis mampu membatasi peluang Shakhtar ketika keduanya berhadapan.

Berikut lima pertemuan terakhir Inter vs Shakhtar:

  • 25 November 2021: Inter Milan 2-0 Shakhtar Donetsk.

  • 28 September 2021: Shakhtar Donetsk 0-0 Inter Milan.

  • 10 Desember 2020: Inter Milan 0-0 Shakhtar Donetsk.

  • 28 Oktober 2020: Shakhtar Donetsk 0-0 Inter Milan.

  • 18 Agustus 2020: Inter Milan 5-0 Shakhtar Donetsk.

Dari lima pertandingan tersebut, Inter mencatatkan dua kemenangan dan tiga hasil imbang. Shakhtar tidak mencetak gol dalam satu pun dari lima pertemuan itu.

Namun, catatan tersebut berasal dari pertandingan pada periode sebelumnya. Kondisi skuad, pendekatan taktik, dan performa terkini kedua tim sudah berbeda sehingga statistik head to head sebaiknya digunakan sebagai konteks, bukan satu-satunya dasar prediksi.

Ada paradoks menarik menjelang pertandingan ini. Inter memiliki rekor historis yang kuat atas Shakhtar, tetapi justru sedang menghadapi tekanan akibat hasil buruk di Liga Champions musim ini. Sementara itu, Shakhtar datang dengan momentum positif meskipun belum mampu mengalahkan Inter dalam sejarah pertemuan mereka.

Kombinasi tersebut membuat prediksi kemenangan tipis Inter lebih masuk akal daripada mengharapkan tuan rumah menang besar tanpa perlawanan.

Prediksi Starting XI Inter vs Shakhtar Donetsk

Inter diperkirakan menggunakan formasi 3-5-2, sedangkan Shakhtar berpotensi tampil dengan formasi 4-2-3-1. Susunan berikut merupakan prediksi berdasarkan narasi yang tersedia, bukan lineup resmi pertandingan.

Prediksi susunan pemain Inter Milan

Formasi: 3-5-2

Josep Martinez; Bisseck, Akanji, Bastoni; Diouf, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Esposito.

Pelatih: Cristian Chivu.

Inter dipastikan kehilangan Lautaro Martinez akibat cedera yang dialaminya saat menghadapi Club Brugge. Kondisi ini membuka peluang bagi Ange Bonny atau Pio Esposito untuk mendampingi Marcus Thuram di lini depan.

Dalam prediksi susunan pemain yang diberikan, Esposito diperkirakan menjadi pilihan utama. Kehadirannya bersama Thuram dapat menjadi opsi bagi Inter untuk tetap menekan pertahanan Shakhtar, meskipun efektivitas kombinasi keduanya belum bisa dipastikan.

Inter juga berpotensi melakukan rotasi karena jadwal pertandingan yang padat hingga akhir Oktober. Henrikh Mkhitaryan menjadi salah satu pemain yang mungkin kembali masuk susunan pemain.

Gelandang berusia 37 tahun tersebut pernah memperkuat Shakhtar pada periode 2010–2013 dan mencetak 44 gol selama membela klub Ukraina itu. Pengalamannya menghadapi mantan klub bisa menjadi nilai tambah, terutama dalam membaca karakter permainan lawan.

Meski demikian, informasi mengenai John Stones, Benjamin Pavard, dan Curtis Jones yang disebut masih mengalami masalah kebugaran perlu diperlakukan sesuai statusnya dalam narasi. Ketersediaan mereka untuk pertandingan ini tidak boleh diasumsikan tanpa konfirmasi lebih lanjut.

Prediksi susunan pemain Shakhtar Donetsk

Formasi: 4-2-3-1

Riznyk; Tobias, Bondar, Matviyenko, P. Henrique; Ocheretko, Gomes; Santana, Pedrinho, Newerton; Elias.

Pelatih: Arda Turan.

Shakhtar diperkirakan kembali mengandalkan Pedrinho dan Kaua Elias untuk mengisi sektor serangan. Gleiker Mendoza juga menjadi opsi setelah mencetak gol dalam dua pertandingan Liga Champions musim ini.

Kombinasi pemain depan tersebut berpotensi menjadi ancaman jika Inter terlalu agresif dalam membangun serangan. Shakhtar dapat mencari ruang melalui transisi cepat ketika lini tengah tuan rumah kehilangan bola.

Namun, Shakhtar juga menghadapi masalah ketersediaan pemain. Eguinaldo dan Alaa Ghram dipastikan absen akibat cedera, sedangkan Marlon Santos dan Diego Arroyo masih diragukan tampil.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi fleksibilitas pilihan Arda Turan, terutama jika pertandingan berlangsung terbuka dan menuntut pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan.

Faktor Kunci yang Bisa Menentukan Hasil Inter vs Shakhtar

1. Efektivitas lini serang Inter

Inter telah mencetak enam gol dalam dua pertandingan awal Liga Champions, tetapi tetap gagal meraih poin. Artinya, kemampuan mencetak gol belum cukup untuk menghasilkan kemenangan jika pertahanan tidak bekerja dengan baik.

Melawan Shakhtar, Inter perlu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif. Jika mampu mencetak gol lebih awal, tuan rumah dapat mengendalikan tempo dan tidak harus terus mengambil risiko untuk mengejar ketertinggalan.

2. Absennya Lautaro Martinez

Kehilangan Lautaro Martinez menjadi salah satu tantangan utama Inter. Penyerang tersebut berperan penting dalam lini depan, sehingga absennya dirinya membuat Chivu perlu menemukan kombinasi yang efektif bersama Marcus Thuram.

Apabila Thuram dan pemain pendampingnya mampu membangun koneksi dengan baik, Inter tetap memiliki peluang menghasilkan dua gol. Sebaliknya, jika kombinasi tersebut tidak berjalan lancar, tuan rumah berisiko kesulitan membongkar pertahanan Shakhtar.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.