Luis Enrique: Cara Terbaik Menjaga Lamine Yamal adalah Menguasai Bola

AKURAT.CO, Lamine Yamal menjadi salah satu pembicaraan pada konferensi pers Luis Enrique menjelang laga Liga Champions 2026-2027 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona di Paris, Prancis, Senin (19/10/2026).
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengatakan bahwa timnya tidak boleh kehilangan bola untuk menjaga Lamine Yamal pada pertandingan matchday ketiga Liga Champions di Stadion Parc Des Princes, Paris, Prancis, Selasa (20/10/2026) besok.
Hal ini juga disampaikan Luis Enrique sehubungan dengan absennya bek sayap andalannya, Nuno Mendes, pada duel PSG vs Barcelona nanti. Mendes diketahui merupakan pemain penting yang mengantisipasi Yamal di pertemuan-pertemuan sebelumnya.
“Cara terbaik untuk menjaga Yamal adalah dengan memegang bola. Jika Anda memegang bola sepanjang waktu, itu ideal,” kata Luis Enrique dipetik dari AS.
Baca Juga: PSG vs Barcelona: Luis Enrique Ogah Komentari Demonstrasi Paris, Berharap Laga Berjalan Normal
“Kami tahu seberapa sulit bermain melawan Barca dan Lamine. Kami berfokus pada apa yang bisa kami kendalikan. Kami harus awas dan mengatasi absennya Nuno Mendes sebagai sebuah tim.”
Lebih jauh, Enrique juga menyoroti anggapan yang membandingkan Yamal dengan eks pemainnya semasa melatih Barcelona, Lionel Messi. Menurut Enrique, perbandingan tersebut tidak tepat karena Yamal punya karakter dan ambisinya sendiri.
“Saya kira apa yang dilakukan Lamine sangat baik di mana dia ingin menjadi Lamine Yamal. Dia meningkatkan aspek-aspek permainannya,” kata Enrique.
“Dibandingkan dengan Messi, pemain terbaik sepanjang masa, dengan pemain lain siapapun, tak ada seorang pun yang bisa mengalahkan dia. Lamine ingin menjadi versi terbaik dirinya sendiri, dan yang terbaik adalah tidak membandingkannya dengan pemain lain.”
Soal penguasaan bola menjadi penekanan bagi pelatih yang sukses membawa PSG meraih dua gelar Liga Champions terakhir secara beruntun tersebut. Enrique bersiap beradaptasi dengan permainan Barcelona yang dianggap memiliki kesamaan dengan gaya main pasukannya.
“Jika Anda ingin mengalahkan tim ini, Anda harus menguasai bola. Tetapi sepanjang musim, Anda menghadapi lawan yang bermain seperti Anda atau lebih baik. Anda harus beradaptasi dan merebut kembali bola secepat mungkin,” kata Enrique.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







