Akurat Logo

Usai Bawa Timnas Indonesia Juara, Kevin Diks Belum Mampu Hentikan Tren Buruk Borussia Monchengladbach

Zainal Hasan | 13 Oktober 2026, 18:47 WIB
Usai Bawa Timnas Indonesia Juara, Kevin Diks Belum Mampu Hentikan Tren Buruk Borussia Monchengladbach
Kapten Borussia Monchengladbach yang juga Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks (paling tengah), saat menyapa suporter klubnya selepas kekalahan 1-2 versus FC Koln di Koln, Jerman, Senin (12/10/2026). BORUSSIA MONCHENGLADBACH.

AKURAT.CO, Borussia Monchengladbach yang diperkuat bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, belum mampu bangkit dari tren negatif pada awal musim Bundesliga 2026-2027. Kekalahan 1-2 dari FC Koln membuat Gladbach semakin terpuruk setelah gagal meraih satu pun poin dalam lima pertandingan.

Borussia Moenchengladbach menelan kekalahan saat bertandang ke markas Koln di Koln, Jerman, pada pertandingan terbaru, Senin (12/10/2026). Padahal, tim tamu sempat membuka keunggulan lebih dulu melalui gol Isak Johannesson pada menit ke-26.

Koln kemudian menyamakan kedudukan lewat Joe Scally pada menit ke-39. Tuan rumah akhirnya memastikan kemenangan setelah Said El Mala mencetak gol pada menit ke-67,sekaligus membuat Borussia Monchengladbach kembali pulang tanpa poin.

Dalam pertandingan tersebut, Kevin Diks tampil penuh dan menempati posisi bek tengah dalam skema tiga pemain bertahan sejajar. Namun, kehadirannya belum mampu membantu Gladbach mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup: Gantikan Rizky Ridho, Kevin Diks Kini Kapten Timnas Indonesia

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Gladbach pada awal musim. Mereka kini menempati posisi juru kunci klasemen sementara Bundesliga dan menjadi satu-satunya tim yang belum mengoleksi poin setelah lima pertandingan.

Borussia Monchengladbach Kebobolan 18 Gol dalam Lima Laga

Masalah utama Gladbach terlihat dari rapuhnya lini pertahanan. Dari lima pertandingan yang telah dijalani, mereka sudah kebobolan 18 gol, sebuah catatan yang menunjukkan besarnya pekerjaan rumah tim untuk memperbaiki organisasi permainan di lini belakang.

Gladbach tercatat tiga kali kalah dengan selisih satu gol. Mereka menyerah 3-4 dari SV Elversberg, kalah 3-4 saat menghadapi Mainz, dan kembali takluk 1-2 ketika bertemu Koln.

Dua kekalahan lainnya datang dengan skor lebih telak. Gladbach tidak mampu mencetak gol saat menghadapi RB Leipzig dan Freiburg, masing-masing dengan hasil 0-3 dan 0-5.

Rangkaian hasil tersebut membuat Gladbach harus segera mencari cara untuk memperbaiki performa. Selain membenahi pertahanan, konsistensi permainan juga menjadi pekerjaan penting agar mereka tidak terus kehilangan poin pada pertandingan berikutnya.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.