Akurat Logo

Victor Montagliani Pilih Calonkan Lagi di Concacaf, Pesaing Gianni Infantino Habis?

Hervin Saputra | 9 Oktober 2026, 20:03 WIB
Victor Montagliani Pilih Calonkan Lagi di Concacaf, Pesaing Gianni Infantino Habis?
Presiden FIFA, Gianni Infantino (tengah), dan Presiden Concacaf, Victor Montagliani (paling kanan), dalam salah satu pertandingan sepakbola. X/le_Parisien.

AKURAT.CO, Presiden Konfederasi Sepakbola Amerika Utara-Tengah & Karibia (Concacaf), Victor Montagliani, memutuskan untuk mengajukan diri kembali memimpin organisasinya. Montagliani ingin memimpin Concacaf untuk periode jatah terakhirnya pada 2027-2031.

The Guardian menyebut bahwa Victor Montagliani sudah memberitahu stafnya soal rencananya untuk kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden Concacaf yang kemungkinan digelar sebelum Kongres FIFA pada 18 Maret 2027.

Kabar majunya Victor Montagliani untuk pemilihan Presiden Presiden Concacaf periode mendatang juga menjadi isyarat bagi terbukanya jalan Gianni Infantino untuk bertahan di jabatan Presiden FIFA.

Pasalnya, Montagliani selama ini disebut sebagai kandidat terkuat untuk menyaingi Gianni Infantino pada Kongres FIFA yang digelar di Rabat, Maroko, tahun depan. Sejalan dengan desakan agar Infantino lengser dari jabatannya pasca polemik penjualan saham Piala Dunia melalui proposal FIFA Forward Enterprise (FFE).

Baca Juga: Presiden Concacaf Tantang Gianni Infantino di Pemilihan Presiden FIFA, FFE Disinyalir Gagal

Posisi Gianni Infantino juga semakin kuat sebab salah satu penentangnya yang kini menduduki jabatan Presiden Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA), Aleksandr Ceferin, juga berencana kembali mengajukan diri untuk memimpin organisasinya pada periode 2027-2031.

Adapun UEFA bakal menggelar pemilihan presiden dalam kongres di Astana, Kazakhstan, 22 April 2027. Aleksander Ceferin sendiri sudah memimpin UEFA selama sepuluh tahun sejak terpilih pada 2016.

Ramon Vega Penantang Terakhir Gianni Infantino

Dengan kemungkinan Montagliani dan Ceferin bertahan di benua masing-masing, kini penantang Infantino yang secara terbuka masih tersisa adalah eks pemain Tim Nasional Swiss, Ramon Vega.

Mantan pemain Cagliari, Tottenham Hotspur, dan Glasgow Celtic tersebut sudah menyatakan diri untuk maju dalam pemilihan Presiden FIFA tahun depan. Ia menjanjikan penyatuan kembali organisasi induk sepakbola dunia tersebut pasca polemik FFE yang diinisiasi oleh Infantino.

“Saya berdiri untuk mempertemukan kembali keluarga sepakbola global, menunjukkan reformasi jujur dan bertahan lama, memodernisasi FIFA untuk abad ke-21, memperbaiki stabilitas dan kredibilitas, dan membangun kembali kepercayaan yang sangat dibutuhkan oleh cabang olahraga kita,” kata Ramon Vega.

Ramon Vega adalah mantan pemain dengan posisi bek tengah berusia 55 tahun yang menjalani karier sepakbola pada periode 1990-2003. Setelah pensiun, pemain yang mengoleksi delapan gelar level klub itu berkiprah di bidang keuangan.

Vega sejatinya sudah pernah menyatakan niat untuk mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA pada 2015 atau tepat sebelum Gianni Infantino terpilih menggantikan Sepp Blatter.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.