Akurat Logo

Pep Guardiola Dukung Man City, PM Inggris Khawatir Hilang Investasi 30 Miliar Poundsterling

Hervin Saputra | 1 Oktober 2026, 18:23 WIB
Pep Guardiola Dukung Man City, PM Inggris Khawatir Hilang Investasi 30 Miliar Poundsterling
Pep Guardiola dalam salah satu perayaan bersama Manchester City,

AKURAT.CO, Mantan Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya angkat suara mengenai 114 kasus pelanggaran regulasi keuangan yang dituduhkan kepada bekas klubnya. Guardiola menegaskan bahwa ia mendukung penuh City menghadapi situasi ini.

Disampaikan melalui akun media sosialnya, Pep Guardiola menekankan pernyataan tersebut kepada para pendukung Manchester City. Guardiola juga menyemangati Pelatih Man City penggantinya yang baru masuk musim ini, Enzo Maresca.

“Saya ingin setiap pendukung Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya ada di sini, lebih dari sebelumnya,” kata Pep Guardiola.

“Saya selalu, akan selalu, berada di belakang klub saya, pemilik klub, ketua klub, Ferran (Soriano), para pemain, staf Enzo (Maresca) dan kalian, para suporter kami yang unik. Saya ingin jelas: kita akan melewati ini bersama. Saya mencintai kalian semua.”

Baca Juga: Manchester City Bersalah di 114 Pelanggaran, Ini Reaksi Noel Gallagher

City dinyatakan bersalah melakukan 114 pelanggaran regulasi keuangan Liga Primer Inggris dalam periode 2009-2018. Mereka diberikan kesempatan mengajukan banding selambatnya Jumat (2/10/2026) mendatang.

Jika bersalah, City berpotensi kehilangan tujuh gelar yang mereka raih pada periode tersebut. Dua di antaranya, yakni Liga Primer dan Piala Liga Inggris 2017-2018 direbut di era kepelatihan Pep Guardiola.

Selain itu, pelanggaran ini juga bisa membuat The Citizens turun ke kompetisi sepakbola kasta bawah Inggris.

Guardiola boleh dikatakan sebagai pihak yang paling penting dalam membangun Manchester City menjadi “kekaisaran baru” di Inggris bahkan di Eropa. Masuk ke klub tersebut pada 2016, ia mempersembahkan total 20 gelar sampai hengkang pada musim panas lalu.

Di tangan Pep, City meraih enam gelar Liga Primer dengan empat di antaranya beruntun (2021-2024). Juga satu Liga Champions dalam trigelar pada musim 2022-2023.

City dianggap bersalah dengan memalsukan nilai pemasukan sponsor untuk bisa membeli sejumlah pemain bintang. Padahal, pemasukan dari sponsor jauh lebih sedikit dari jumlah yang dilaporkan ke otoritas Liga Primer.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.