Luis Enrique Tolak Komentar Soal Ancaman UEFA Boikot Turnamen FIFA dan Gianni Infantino
AKURAT.CO, Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menolak berkomentar soal polemik UEFA dan posisi Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang menghangat dalam pekan-pekan terakhir.
Sikap tersebut ditunjukkan Luis Enrique saat mendapat pertanyaan tentang ancaman UEFA memboikot kompetisi FIFA selama Gianni Infantino masih memimpin organisasi induk sepakbola dunia.
“Saya fokus pada tim saya, jendela transfer. Saya tidak punya kata-kata tentang itu,” kata Luis Enrique dalam konferensi pers jelang laga PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026 di Salzburg, Austria, Selasa (11/8/2026), sebagaimana dipetik dari Reuters.
“Itu untuk politisi, saya bukan politisi, saya manajer (sepakbola). Saya tentu saja punya opini (soal UEFA dan Infantino), tapi itu bukan untuk di sini.”
Pertikaian UEFA dan Gianni Infantino masih bergulir sejak mencuat karena proposal penjualan saham Piala Dunia ke pihak swasta. Proposal dengan tajuk FIFA Forward Enterprise (FFE) itu sudah dibatalkan namun sikap UEFA tak berubah.
UEFA menyatakan sudah kehilangan kepercayaan dengan Infantino sehubungan dengan FFE. Mereka juga meminta pria asal Swiss berusia 56 tahun itu segera mundur dari jabatannya.
Infantino sendiri dipertahankan oleh stafnya setelah rapat darurat di Rabat, Maroko, pekan lalu. Situasi ini tampaknya tidak memuaskan sejumlah penentangnya, terutama UEFA.
Adapun laga PSG vs Aston Villa akan digelar di Stadion Salzburg, Rabu (12/8/2026) atau Kamis dini hari WIB nanti. Laga ini mempertemukan juara Liga Champions dan Liga Europa.
PSG yang datang sebagai juara Liga Champions akan berusaha mempertahankan trofi Piala Super Eropa sementara Aston Villa akan menjadi penantangnya.
Duel kali ini juga merupakan pertemuan kedua antar kedua pelatih. Yang pertama terjadi sebelas tahun lalu ketika Luis Enrique membawa Barcelona mengalahkan Unai Emery yang ketika itu membesut Sevilla dengan skor 5-4.
Khusus bagi Emery, ini adalah percobaan keempatnya untuk merebut trofi Piala Super Eropa keempat. Pelatih asal Spanyol ini gagal di tiga pertemuan sebelumnya: dua kali dengan Sevilla (2014 dan 2015) dan sekali bersama Villareal (2021).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu








