Shin Tae-yong Terancam Sanksi Berat dari KFA, Diduga Berkaitan dengan Insiden Pemukulan Pemain

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dikabarkan tengah menghadapi persoalan di negara asalnya.
Media Korea Selatan, Yonhap News TV, melaporkan bahwa Asosiasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) telah menjatuhkan sanksi disiplin kepada pelatih berusia 56 tahun tersebut.
Keputusan itu disebut diambil dalam sidang Komite Disiplin KFA yang digelar baru-baru ini.
Meski demikian, hingga kini rincian bentuk hukuman yang dijatuhkan kepada Shin Tae-yong belum diumumkan secara lengkap kepada publik.
Ada yang menyebutkan bahwa eks Pelatih Tim Nasional Korea Selatan itu dilarang melatih selama sepuluh tahun.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa sanksi itu berkaitan dengan dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang pemain ketika Shin Tae-yong masih menangani Ulsan HD pada 2025. Namun, identitas pemain yang dimaksud tidak dijelaskan dalam laporan tersebut.
Seorang pejabat KFA yang dikutip Yonhap News TV membenarkan bahwa komite disiplin telah mengeluarkan keputusan terhadap mantan pelatih Ulsan HD tersebut.
"Baru-baru ini Komite Disiplin menggelar sidang dan memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada mantan pelatih Shin Tae-yong," ujar pejabat KFA seperti dikutip Yonhap News TV.
Media Korea itu juga menjelaskan bahwa kategori sanksi berat dalam regulasi KFA dapat berupa skorsing, pembekuan hak keanggotaan, larangan menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan sepakbola, termasuk mendampingi pertandingan, hingga pencabutan status keanggotaan asosiasi.
Kasus yang kembali mencuat itu disebut berkaitan dengan sebuah video yang sempat viral saat Shin Tae-yong baru diperkenalkan sebagai pelatih Ulsan HD pada Agustus 2025.
Dalam video tersebut, ia terlihat menampar pipi bek Jeong Seung-hyeon ketika acara perkenalan tim berlangsung.
Insiden tersebut menjadi sorotan publik Korea Selatan. Tidak lama setelahnya, performa Ulsan HD juga menurun hingga masuk ke zona ancaman degradasi, sebelum akhirnya klub memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong sekitar dua bulan setelah penunjukannya.
Sementara itu, Shin Tae-yong kini telah memulai babak baru kariernya di Indonesia. Pada Juni 2026, ia resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Persija dengan kontrak berdurasi tiga musim.
Saat ini, mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut tengah fokus mempersiapkan Macan Kemayoran menghadapi Piala Presiden 2026.
Persija berada di Grup B bersama Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








