Inggris vs Argentina: Marc Guehi Sebut Albiceleste Lebih Tertekan karena Juara Bertahan

AKURAT.CO, Bek Tim Nasional Inggris, Marc Guehi, melihat tekanan untuk menang lebih berat pada tim rival Argentina di semifinal Piala Dunia 2026. Alasannya adalah karena Argentina juara bertahan.
“Tekanannya ada pada mereka, mereka juara dunia,” kata Marc Guehi sebelum laga Inggris vs Argentina di Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (14/7/2026), sebagaimana dipetik dari BBC.
Penekanan ini disampaikan Marc Guehi karena pada dasarnya Inggris juga punya tekanannya sendiri. Jika Albiceleste-julukan Tim Nasional Argentina-harus mempertahankan gelar, Inggris berusaha mematahkan kutukan tak pernah juara sejak 1966.
Situasi ini membuat pertandingan melawan Argentina di Stadion Atlanta, Rabu (15/7/2026), seperti laga “hidup-mati” bagi Inggris. Mereka jelas harus menang untuk tak menunda lebih lama lagi mengangkat trofi Piala Dunia.
“Ini adalah pertandingan hidup Anda. Anda harus melakukan apa yang Anda bisa untuk negara Anda," kata Marc Guehi.
Jalan Sulit dan Siasat Menghadapi Lionel Messi
Baik Inggris dan Argentina sejatinya menempuh jalan yang tak mulus di fase gugur sampai ke semifinal. Argentina kepayahan mengalahkan Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss.
Sedangkan Inggris mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 di perempat final disertai dengan penilaian “beruntung” oleh pelatih mereka sendiri, Thomas Tuchel.
Satu isu besar yang menjadi pembahasan publik Inggris dalam hari-hari terakhir adalah bagaimana mengatasi kapten Argentina, Lionel Messi. Duel dini hari nanti juga merupakan duel pertama Inggris menghadapi Argentinanya Messi.
Tuchel tak segan mengaku besarnya pengaruh Messi untuk Argentina di Piala Dunia tahun ini. Namun, pelatih asal Inggris tersebut menekankan pada gaya permainan pasukannya sebagai senjata utama untuk meredam Messi.
“Bagaimana dia membawa timnya benar-benar luar biasa, tidak ada kata-kata (untuk menggambarkannya). Di turnamen ini dia adalah pemimpin, pemain kunci di setiap tim yang dia mainkan,” kata Tuchel.
“Ketika Messi mendapatkan bola, pergerakan dimulai. Penampilan teknik Messi berada di level tertinggi. Ada banyak yang harus diwaspadai, tetapi kami di sini untuk memainkan cara kami di semifinal. Kami di sini untuk menerapkan gaya kami, kekuatan kami.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







