Thomas Tuchel: Gaya Bermain Argentina Sangat Emosional, tapi Kami Juga Emosional

AKURAT.CO, Pelatih Tim Nasional Inggris, Thomas Tuchel, menyadari bahwa laga semifinal Piala Dunia 2026 antara timnya dan Argentina pada Rabu (15/7/2026) atau Kamis dini hari WIB nanti akan menjadi laga yang sarat emosi sejarah.
Thomas Tuchel merujuk pada rivalitas panjang Inggris vs Argentina dalam sejarah Piala Dunia terhitung sejak Piala Dunia 1966. Juga adanya sengketa Pulau Malvinas yang memicu perang Inggris dan Argentina pada 1982.
Tahun ini para pemain Argentina menggunakan sejarah lama itu dengan menyanyikan yel-yel berbau Malvinas di ruang ganti pasca mengalahkan Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu (11/7/2026).
Sisi sejarah tersebut, kata Thomas Tuchel, juga berdampak pada gaya permainan Argentina. Pelatih asal Jerman yang pernah menukangi Chelsea dan Borussia Dortmund itu menyebut gaya bermain Argentina “emosional”.
“Mereka adalah grup yang sama dengan empat tahun lalu (di Piala Dunia Qatar 2022),” kata Tuchel dalam sesi konferensi pers pra laga Inggris vs Argentina di Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (14/7/2026), dipetik dari The Guardian.
“Anda bisa melihat kelekatannya, Anda bisa melihat pengorbanan yang mereka berikan ke (pertandingan) itu. Mereka percaya dengan gaya mereka. Dan gaya mereka adalah gaya yang sangat emosional. Di Qatar dan sekarang.”
Namun demikian, Tuchel juga mengaku bahwa laga melawan Argentina malam nanti juga bakal emosional bagi pasukannya. Inggris, kata Tuchel, siap menghadapi tantangan “emosi” Argentina.
“Dan tentu saja, sejarah, mereka (Argentina) digerakkan oleh itu. Mereka digerakkan oleh sejarah, itu sangat berarti bagi mereka. Jadi, itulah yang kami perkirakan, dan apa yang kami lawan,” kata Tuchel.
“Tetapi kami juga emosional, kami punya keberanian, kami punya mentalitas yang dibutuhkan untuk menghadapi ini. Dan kami siap.”
Tuchel juga bicara soal isu perbedaan pendapat dengan salah satu pemain pilarnya, Jude Bellingham. Menurutnya silang pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan karena sejatinya Tuchel dan Bellingham berada pada pendirian yang sama.
“Komentar kami datang dari tempat yang sama, dari (situasi) menjadi kompetitif dan memiliki ketajaman ketika kompetisi berjalan,” kata Tuchel.
Polemik antara Tuchel dan Bellingham muncul pasca kemenangan 2-1 Inggris atas Norwegia di perempat final Piala Dunia 2026. Bellingham membantah sang pelatih yang menyatakan bahwa timnya menang beruntung atas Norwegia.
Adapun duel Inggris vs Argentina bisa akan digelar mulai pukul 02.00 dini hari WIB nanti dan bisa disaksikan di TVRI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








