Gianni Infantino Buka Peluang FIFA Tambah Peserta Piala Dunia Jadi 64 Negara

AKURAT.CO, Presiden FIFA, Gianni Infantino, "membuka pintu" untuk memperluas negara peserta Piala Dunia dari 48 negara menjadi 64 negara.
Hal ini disampaikan Gianni Infantino dengan alasan bahwa penambahan jumlah peserta dari 32 negara ke 48 negara pada Piala Dunia 2026 menunjukkan peningkatan kualitas tim.
"Anda bisa lihat bahwa kualitas tim-tim sangat tinggi, dan terus semakin dan semakin tinggi, di seluruh dunia," kata Gianni Infantino sebagaimana dipetik dari BBC.
"Jika Anda tidak memberikan negara-negara yang lebih kecil peluang untuk berpartisipasi di Piala Dunia, mereka bakal kekurangan insentif untuk terus berkembang."
Pandangan Gianni Infantino ini ada benarnya. Tim debutan seperti Tanjung Verde dan Republik Demokratik Kongo yang relatif jarang lolos ke Piala Dunia tampil apik tahun ini.
Tanjung Verde menahan imbang Spanyol di penyisihan dan memaksa Argentina bermain di perpanjangan waktu pada babak 32 besar.
Adapun Kongo mengimbangi Portugal di penyisihan dan mempersulit Inggris yang hanya bisa menang 2-1 atas mereka di 32 besar.
https://www.akurat.co/bola/788136/demi-perayaan-seabad-amerika-selatan-usulkan-piala-dunia-2030-diikuti-64-negara
Spesifik soal Afrika, Infantino menyebut bahwa dari sepuluh negara benua tersebut yang bermain di Piala Dunia 2026, sembilan di antaranya lolos ke fase gugur.
"Pada Piala Dunia sebelumnya, hanya ada lima tim dari Afrika. Itu (penambahan jumlah tim) menunjukkan betapa pentingnya untuk memasukkan semua tim, untuk memberikan mereka kesempatan berpartisipasi," ucapnya.
Piala Dunia 2026 sendiri adalah turnamen pertama yang melibatkan 48 negara. Usulan memperluas keikutsertaan menjadi 64 negara pertama kali diusulkan oleh Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (Conmebol) pada April 2025 namun gayung tak bersambut.
Mayoritas konfederasi juga menolak usulan 64 negara itu. Presiden Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin, misalnya, menyebut usulan tersebut adalah ide yang buruk terhadap turnamen dan proses kualifikasi.
Sementara itu, Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) Sheikh Salman Bin Ibrahim Al Khalifa, mengkhawatirkan penambahan menjadi 64 peserta akan menimbulkan "kekacauan."
Pun demikian, ketua gugus tugas Kepresidenan Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026, Andrew Giulliani, menyatakan bahwa negaranya bersedia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2038 jika diikuti 64 negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







