Tunggakan Gaji PSBS Biak Disorot, I.League Turun Tangan

AKURAT.CO Permasalahan finansial yang melilit PSBS Biak mulai mendapat perhatian serius dari operator kompetisi, I.League.
Tunggakan gaji pemain yang belum terselesaikan membuat I.League bergerak cepat dengan memanggil manajemen klub.
Operator kompetisi memastikan telah melakukan pertemuan langsung dengan pihak PSBS untuk menggali informasi secara menyeluruh terkait kondisi internal tim.
Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan aktif terhadap seluruh peserta Super League 2025/2026.
Dalam kompetisi profesional, setiap klub wajib memenuhi hak finansial pemain, pelatih, dan ofisial secara tepat waktu.
Kewajiban tersebut menjadi pilar penting dalam menjaga profesionalisme dan integritas kompetisi.
I.League menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut tidak bisa ditawar.
Keberadaan mekanisme deposit dalam regulasi juga tidak menghapus kewajiban klub untuk membayar gaji pemain.
“Seluruh penyelenggaraan kompetisi profesional harus berjalan sesuai regulasi. Setiap klub wajib memenuhi hak-hak pemain dan seluruh elemen tim secara tepat waktu,” tulis I.League dalam pernyataan resminya, Minggu (19/4/2026).
Baca Juga: 7.911 Pendatang Baru Masuk Jakarta Usai Lebaran, Didominasi Usia Produktif
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan pihaknya tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut.
Ia menyebut komunikasi dengan manajemen PSBS telah dilakukan untuk mencari solusi yang bertanggung jawab.
“Kami memahami ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama pemain. Kami sudah bertemu langsung dengan manajemen PSBS untuk mendapatkan kejelasan dan solusi terbaik,” ujar Ferry.
Ia menegaskan, penanganan kasus akan dilakukan secara menyeluruh dengan mengacu pada regulasi yang berlaku, sekaligus tetap mengedepankan perlindungan hak pemain.
Sebagai jalur penyelesaian, I.League juga membuka opsi melalui NDRC Indonesia, yang berada di bawah PSSI dan telah diakui oleh FIFA.
“Kami mendorong pemain untuk memanfaatkan mekanisme resmi seperti NDRC sebagai bentuk perlindungan hak yang sah,” tambahnya.
Dalam sikap resminya, I.League menegaskan bahwa kasus ini terus dipantau secara ketat.
Pendalaman telah dilakukan melalui komunikasi intensif dengan manajemen PSBS, dan setiap langkah penanganan akan dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan seluruh aspek dalam sistem kompetisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat









